AI summary
Telkom Indonesia berkomitmen untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital di era ekonomi digital. Kolaborasi dengan mitra global menjadi kunci untuk menghadapi tantangan ketidakpastian global. Keamanan data pribadi konsumen adalah prioritas penting bagi Telkom dalam menghadapi perkembangan teknologi. PT Telkom Indonesia berpartisipasi aktif dalam World Economic Forum Annual Meeting 2026 yang diselenggarakan di Davos, Swiss. Dalam forum tersebut, Telkom menegaskan perannya sebagai BUMN yang menyediakan infrastruktur digital penting untuk mendukung ekonomi digital Indonesia yang sedang berkembang. Direktur Utama Telkom, Dian Siwarini, menyatakan bahwa WEF menjadi ajang strategis untuk memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak dari banyak negara.Pada acara Indonesia Pavilion dengan tema "Endless Horizons with Indonesia", Telkom mendapatkan banyak kesempatan untuk menjalin kemitraan global demi mendukung transformasi dan inovasi digital Indonesia. Dian menjelaskan bahwa situasi dunia saat ini sedang dalam fase fragmentation yang menimbulkan ketidakpastian, sehingga keputusan bisnis harus mempertimbangkan banyak faktor geopolitik.Telkom sebagai pemain utama di sektor telekomunikasi tidak bisa mengisolasi diri dan perlu memahami berbagai perspektif global untuk memilih arah investasi dan teknologi yang tepat. Teknologi yang terus berkembang dengan cepat membuat keputusan investasi menjadi sangat krusial untuk menjaga daya saing Telkom di masa depan.Ekonomi digital Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dengan nilai Gross Merchandise Value (GMV) mencapai US$ 90 miliar pada tahun 2024. Hal ini didukung oleh sekitar 220 juta pengguna internet di seluruh Indonesia, menjadikan pasar digital Indonesia sangat potensial. Oleh karena itu, Telkom berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur yang paling handal dan berkualitas bagi pengguna digital tersebut.Kepedulian Telkom terhadap keamanan data pribadi dan perlindungan siber sangat tinggi, mengingat tingginya risiko di era digital. Indonesia sudah memiliki regulasi perlindungan data pribadi, dan Telkom terus meningkatkan sistem serta disiplin SDM agar keamanan data pelanggan dapat terjamin. Hal ini penting agar kepercayaan konsumen dan stabilitas layanan digital tetap terjaga.
Partisipasi aktif Telkom dalam WEF 2026 sangat strategis karena membuka banyak peluang kolaborasi global yang dapat mempercepat transformasi digital Indonesia. Namun, tantangan geopolitik dan kebutuhan inovasi teknologi yang cepat menuntut Telkom untuk lebih adaptif dan fokus pada pengembangan kapasitas internal, terutama di sisi keamanan data dan infrastruktur.