Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kelangkaan Memori Global Dorong Kenaikan Harga Samsung Galaxy S26

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (2mo ago) gadgets-and-wearable (2mo ago)
27 Jan 2026
39 dibaca
2 menit
Kelangkaan Memori Global Dorong Kenaikan Harga Samsung Galaxy S26

Rangkuman 15 Detik

Kelangkaan memori global dapat menyebabkan kenaikan harga ponsel, termasuk model baru dari Samsung.
Samsung Galaxy S26 Ultra mungkin akan memiliki harga yang kompetitif dengan strategi pengurangan insentif pre-order.
Pasar smartphone, terutama segmen kelas bawah, berpotensi tertekan akibat kenaikan biaya produksi yang disebabkan oleh kelangkaan chip memori.
Kelangkaan chip memori di seluruh dunia menjadi perhatian karena permintaan yang melonjak terutama dari perusahaan teknologi besar yang mengembangkan kecerdasan buatan atau AI. Hal ini menyebabkan produsen chip harus mengalihkan fokus produksinya dari laptop dan smartphone ke segmen server, yang mengakibatkan pasokan untuk ponsel menurun dan harga naik. Samsung yang akan meluncurkan Galaxy S26 Ultra diperkirakan menghadapi tekanan harga akibat situasi ini. Harga awal Galaxy S26 Ultra diperkirakan berkisar antara 1.299 hingga 1.399 dolar AS, masih setara dengan seri sebelumnya namun sedikit lebih mahal dibandingkan Galaxy S25 Ultra. Untuk menjaga harga tetap kompetitif, Samsung berniat mengurangi keuntungan dan insentif pre-order yang biasanya menarik pembeli awal. Misalnya, kapasitas penyimpanan tambahan atau manfaat khusus untuk pembeli awal bisa dikurangi atau dihapus agar harga akhir tidak melambung terlalu tinggi. Firma riset IDC menyatakan bahwa kenaikan harga komponen memori sangat mempengaruhi harga akhir smartphone, terutama pada segmen menengah dan bawah dengan margin keuntungan rendah. Pasar smartphone global diperkirakan akan menyusut sampai hampir 5% pada 2026 dengan harga jual rata-rata ponsel naik antara 3% hingga 8%. Meski demikian, produsen seperti Samsung dengan cadangan kas dan perjanjian pasokan jangka panjang bisa mengamankan stok memori lebih dulu dan menghindari lonjakan harga yang ekstrem. Namun kenaikan harga tetap menjadi ancaman yang perlu diwaspadai terutama bagi merek dan segmen pasar yang lebih kecil.

Analisis Ahli

IDC
Kenaikan harga memori akan menekan margin di segmen bawah, sehingga harga jual akan naik dan pasar bisa menyusut hingga 5,2%. Namun, produsen besar dengan perjanjian pasokan jangka panjang masih relatif aman.