Mengungkap Rahasia Ilusi Bulan Besar di Ufuk yang Membingungkan
Courtesy of LiveScience

Mengungkap Rahasia Ilusi Bulan Besar di Ufuk yang Membingungkan

Menjelaskan dan mengungkap alasan ilmiah di balik ilusi bulan yang tampak lebih besar saat muncul di ufuk, serta bagaimana otak manusia memproses persepsi ukuran dan jarak dalam fenomena tersebut.

25 Jan 2026, 17.00 WIB
96 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Ilusi bulan adalah hasil dari cara otak kita memproses ukuran dan jarak.
  • Bulan terlihat lebih besar di cakrawala karena kita membandingkannya dengan objek di permukaan bumi.
  • Fenomena ini memberikan wawasan tentang bagaimana persepsi visual manusia bekerja.
Bulan purnama yang muncul tepat di cakrawala sering terlihat sangat besar, meskipun sebenarnya jarak bulan ke bumi sedikit lebih jauh dibandingkan saat berada di atas kepala. Fenomena ini dikenal sebagai ilusi bulan dan telah membingungkan manusia sejak zaman kuno. Penjelasan sebelumnya yang mengaitkan hal ini dengan kabut atau pembiasan cahaya di atmosfer telah terbukti salah oleh studi modern.
Para ilmuwan kini percaya ilusi ini adalah akibat cara otak kita memproses informasi penglihatan dan membuat penilaian terhadap ukuran objek berdasarkan jarak yang dipersepsikan. Dalam konteks ini, otak menggunakan objek beratmosfer seperti pohon dan bangunan untuk memperkirakan jarak bulan saat berada di cakrawala, sehingga bulan tampak lebih besar dibandingkan saat di atas kepala di mana tidak ada objek pembanding.
Salah satu teori yang paling diterima berdasarkan penelitian adalah prinsip visual yang disebut Hukum Emmert. Hukum ini menjelaskan bahwa ukuran objek yang kita lihat tergantung pada seberapa jauh objek tersebut dipersepsikan berada. Karena otak kita menganggap langit seperti mangkuk datar, bulan yang berada di cakrawala dianggap lebih jauh sehingga ukuran bulan dipersepsikan lebih besar.
Peneliti juga menemukan bahwa ketika bulan ditampilkan tanpa latar belakang yang memberikan konteks jarak, ilusi bulan besar ini tidak muncul. Ini membuktikan bahwa otak membutuhkan referensi visual untuk membuat penilaian ukuran yang salah pada bulan. Ilusi ini mirip dengan ilusi Ponzo, di mana dua garis berukuran sama tampak berbeda karena konteks perspektif di belakangnya.
Fenomena ini memberikan contoh menarik bagaimana otak manusia membentuk persepsi visual dan ukuran berdasarkan konteks lingkungan. Walau kita tahu ini adalah ilusi, melihat bulan tetap menjadi pengalaman yang memukau dan membuka jendela untuk memahami lebih dalam tentang proses penglihatan dan persepsi dalam ilmu saraf.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/the-moon/why-does-the-moon-look-larger-when-its-on-the-horizon

Analisis Ahli

Susanna Kohler
"Ilusi bulan merupakan fenomena yang tidak sepenuhnya dipahami dan melibatkan proses otak, bukan fenomena atmosfer."
Bart Borghuis
"Persepsi ukuran terjadi dalam dua tahap, retina mencatat ukuran kemudian otak menilai dengan mempertimbangkan jarak berdasarkan konteks visual."

Analisis Kami

"Ilusi bulan menunjukkan betapa kompleksnya interaksi antara indra penglihatan dan proses kognitif otak dalam menginterpretasi dunia sekitar. Penting bagi kita menyadari bahwa persepsi visual bukanlah cerminan realitas objektif, melainkan hasil konstruksi otak yang dipengaruhi konteks dan pengalaman."

Prediksi Kami

Penelitian lebih lanjut kemungkinan akan mengungkap detail mekanisme neurosains yang mengatur ilusi bulan serta bagaimana konteks visual mempengaruhi persepsi manusia secara umum.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan ilusi bulan?
A
Ilusi bulan adalah fenomena di mana bulan terlihat lebih besar saat terbit di cakrawala dibandingkan ketika berada di puncak langit.
Q
Mengapa bulan terlihat lebih besar saat terbit di cakrawala?
A
Bulan terlihat lebih besar saat terbit di cakrawala karena otak kita menganggapnya lebih jauh dan membandingkannya dengan objek kecil di permukaan bumi.
Q
Siapa yang menjelaskan fenomena ilusi bulan dalam artikel ini?
A
Susanna Kohler, seorang astronom dan juru bicara untuk American Astronomical Society, menjelaskan fenomena ini.
Q
Apa yang dijelaskan oleh Emmert's Law dalam konteks persepsi ukuran?
A
Emmert's Law menjelaskan bahwa persepsi ukuran objek dipengaruhi oleh jarak yang kita anggap antara kita dan objek tersebut.
Q
Bagaimana cara kita dapat melakukan eksperimen sederhana untuk melihat ilusi ini?
A
Kita dapat melakukan eksperimen dengan memperhatikan objek terang, seperti bola lampu, dan melihat perubahan ukuran bayangan saat kita berpindah pandangan.