
Courtesy of CNBCIndonesia
Grab Bawa UMKM Kopi Nusantara ke Forum Ekonomi Dunia di Davos
Memperkenalkan potensi UMKM Indonesia, khususnya produk kopi nusantara, ke panggung global melalui World Economic Forum 2026, sekaligus menunjukkan peran teknologi dan kemitraan dalam memperkuat ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
24 Jan 2026, 18.00 WIB
179 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Coffeenatics menjadi perwakilan UMKM Indonesia di WEF 2026 untuk menunjukkan potensi kopi nusantara.
- Grab Indonesia berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan UMKM dengan program yang berkelanjutan.
- Partisipasi di forum global memberikan kesempatan bagi UMKM untuk belajar dan membangun jejaring internasional.
Davos, Swiss - Grab Indonesia mengajak salah satu mitra UMKM kopinya, Coffeenatics dari Medan, untuk mewakili Indonesia dalam pameran kopi nusantara di World Economic Forum (WEF) 2026 yang diadakan di Davos, Swiss. Ini menunjukkan bagaimana UMKM lokal bisa bertransformasi dan berpartisipasi dalam diskusi ekonomi global.
Grab meluncurkan program senilai Rp100 miliar bernama 'Grab untuk Indonesia' yang mendukung mitra UMKM dengan pemberian bonus, perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, dan program pelatihan untuk meningkatkan kemampuan UMKM agar lebih kompetitif.
Coffeenatics sendiri merupakan bisnis kopi artisan yang telah berkembang pesat sejak 2015 dengan cakupan pasar sampai ke luar negeri seperti Singapura. Mereka juga aktif bekerja sama dengan petani kopi lokal dan memberikan pelatihan kepada komunitas demi bisnis yang berkelanjutan.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menekankan pentingnya teknologi dan kemitraan dalam memperkuat ekonomi digital yang inklusif dan memastikan pertumbuhan UMKM tidak hanya dari segi jumlah, tapi juga kualitas usaha dan keberlanjutan penghidupan pelaku usaha.
Selain berpartisipasi di paviliun Indonesia, Grab juga aktif dalam diskusi panel di WEF Davos 2026, memaparkan peran teknologi dalam ekonomi digital, serta menjalankan program Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan untuk mendigitalisasi lebih dari 200.000 UMKM di kota kecil.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260124163153-37-705009/grab-bawa-umkm-kopi-asal-medan-ke-davos
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260124163153-37-705009/grab-bawa-umkm-kopi-asal-medan-ke-davos
Analisis Ahli
Harris Hartanto Tan
"Partisipasi di WEF memberikan perspektif baru bagi UMKM untuk memahami standar internasional dan menjalin jejaring global yang penting bagi pertumbuhan usaha."
Neneng Goenadi
"Teknologi dan kemitraan adalah kunci agar ekonomi digital Indonesia tumbuh inklusif dan berkelanjutan, terutama melalui pemberdayaan UMKM."
Analisis Kami
"Partisipasi Coffeenatics dalam WEF 2026 menunjukkan kemajuan nyata UMKM lokal dalam adopsi teknologi dan ekspansi pasar global. Namun, keberhasilan jangka panjang memerlukan dukungan berkelanjutan dalam aspek pendidikan, perlindungan sosial, dan infrastruktur digital agar UMKM benar-benar naik kelas dan tahan terhadap dinamika pasar global."
Prediksi Kami
Partisipasi UMKM Indonesia di forum internasional seperti WEF akan membuka peluang ekspansi pasar global bagi bisnis lokal serta mendorong inovasi dan peningkatan standar produksi di sektor UMKM.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dihadirkan Grab Indonesia di WEF 2026?A
Grab Indonesia menghadirkan Coffeenatics sebagai perwakilan UMKM Indonesia untuk menyajikan kopi nusantara di Paviliun Indonesia.Q
Apa tujuan partisipasi Coffeenatics di Davos?A
Tujuan partisipasi Coffeenatics di Davos adalah untuk membuka kesempatan bagi UMKM Indonesia dalam percakapan ekonomi global.Q
Siapa yang merupakan CEO Grab Indonesia?A
CEO Grab Indonesia adalah Neneng Goenadi.Q
Apa komitmen Grab untuk mendukung UMKM?A
Grab berkomitmen senilai Rp100 miliar melalui program 'Grab untuk Indonesia' untuk mendukung UMKM.Q
Apa yang dilakukan Coffeenatics untuk membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan?A
Coffeenatics membangun kemitraan dengan petani lokal dan aktif melibatkan komunitas melalui pelatihan dan edukasi kopi.




