Drama Spionase Startup HR: Konflik Hukum Hebat Antara Deel dan Rippling
Courtesy of TechCrunch

Drama Spionase Startup HR: Konflik Hukum Hebat Antara Deel dan Rippling

Memberikan gambaran tentang konflik hukum dan spionase antara dua startup HR terkemuka serta dampak dan dinamika yang terjadi di baliknya, yang relevan untuk memahami risiko kompetitif dan etika bisnis di sektor teknologi startup.

24 Jan 2026, 04.13 WIB
72 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Sengketa hukum antara Deel dan Rippling menunjukkan dampak serius dari praktik spionase korporat.
  • Kasus ini melibatkan tuduhan berat dan pengacara terkenal yang terlibat dari kedua belah pihak.
  • Meskipun drama hukum ini, kedua perusahaan masih mendapatkan dukungan dari investor.
Irlandia, Irlandia - Dua startup besar di bidang HR dan payroll, Deel dan Rippling, tengah terlibat perseteruan hukum yang mengejutkan karena tuduhan spionase korporat. Rippling menuduh bahwa Deel menyewa mata-mata untuk mencuri rahasia penting perusahaan seperti data pelanggan, roadmap produk, dan informasi karyawan kunci. Tuduhan tersebut memunculkan investigasi dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
Deel membalas dengan menyangkal tuduhan adanya investigasi terhadap mereka dan mengaku bersedia bekerja sama jika diminta otoritas terkait. Namun, mereka juga mengajukan balik gugatan yang menuduh Rippling melakukan kampanye fitnah dan spionase dengan menyamar sebagai pelanggan. Konflik ini semakin rumit dengan partisipasi berbagai pihak hukum dan politik berpengalaman.
Mata-mata yang diduga bekerja untuk Deel ini bahkan membuat pengakuan di pengadilan Irlandia dan setuju menjadi saksi dalam kasus Rippling, di mana dia mengaku menyerahkan data-data penting perusahaan. Namun, sang mata-mata juga mengeluhkan ketakutan karena merasa diawasi oleh pihak Deel, yang ternyata mengonfirmasi bahwa surveilans memang dilakukan.
Dokumen pengadilan menunjukkan adanya aliran dana mencurigakan antara rekening yang terhubung dengan COO Deel dan akun mata-mata tersebut, memperkuat tuduhan Rippling. Di sisi lain, founder Deel, Alexandre Bouaziz, telah menunjuk pengacara khusus dari kelompok pertahanan kejahatan perusahaan bergengsi untuk membelanya dalam kasus ini.
Meski terjadi konflik hukum sengit, kedua perusahaan tetap mendapat dana investasi besar dan mempertahankan valuasi pasar mereka yang mencapai puluhan milyar dolar. Perseteruan ini dianggap sebagai salah satu drama terbesar dalam dunia startup HR yang sangat mempengaruhi dinamika industri teknologi di masa depan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/23/the-rippling-deel-corporate-spying-scandal-may-have-taken-another-wild-turn/

Analisis Ahli

William Frentzen
"Sebagai mantan pimpinan unit penipuan sekuritas korporat, saya melihat kasus ini sebagai peringatan keras bagi startup yang tergoda melakukan praktik ilegal demi keunggulan kompetitif, karena konsekuensinya dapat sangat merugikan secara hukum dan finansial."
Alex Spiro
"Kasus ini menunjukkan bahwa bahkan perusahaan teknologi besar tidak kebal terhadap praktik spionase yang sering ditemukan di dunia korporasi tradisional, sehingga penting bagi mereka untuk menjaga integritas dan transparansi dalam operasi bisnis mereka."

Analisis Kami

"Kasus ini menampilkan bagaimana persaingan di dunia startup teknologi bisa berubah menjadi peperangan hukum penuh intrik dan taktik kotor yang merugikan seluruh industri. Ke depan, perusahaan harus lebih memperhatikan kepatuhan hukum dan etika agar tidak terjebak dalam konflik yang bisa menghancurkan reputasi dan nilai investasi mereka."

Prediksi Kami

Perseteruan hukum ini kemungkinan akan berlanjut dengan proses pengadilan yang panjang, berpotensi memengaruhi reputasi dan investasi kedua startup serta menimbulkan regulasi lebih ketat terkait keamanan dan etika bisnis di industri HR teknologi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dituduhkan terhadap Deel?
A
Deel dituduh melakukan spionase korporat terhadap Rippling.
Q
Siapa yang menggugat Deel dan mengapa?
A
Rippling menggugat Deel karena tuduhan bahwa Deel merekrut seorang mata-mata untuk mencuri informasi.
Q
Apa yang terjadi dengan mata-mata yang dipekerjakan oleh Deel?
A
Mata-mata tersebut mengaku bahwa ia dibayar untuk mencuri informasi dari Rippling dan kini hidup dalam ketakutan.
Q
Siapa pengacara yang mewakili Deel dan Rippling?
A
Pengacara Deel adalah William Frentzen, sedangkan pengacara Rippling adalah Alex Spiro.
Q
Apa hasil terbaru dari kasus hukum ini?
A
Hasil terbaru menunjukkan adanya aliran dana yang mencurigakan dari Deel ke akun mata-mata tersebut.