
Courtesy of Forbes
Bagaimana AI Mengubah Cara Membangun Perusahaan dan Menentukan Kesuksesan Produk
Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana revolusi AI mengubah cara membangun perusahaan dan produk perangkat lunak, menekankan pentingnya arsitektur yang tahan uji dan keputusan manusia dalam menjalankan bisnis berbasis AI, serta menggeser fokus pengukuran kesuksesan perusahaan dari kecepatan dan jumlah kode ke kualitas dan kesiapan produksi.
22 Jan 2026, 03.48 WIB
98 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- AI mengubah cara perusahaan dibangun dan memberikan akses yang lebih besar kepada pendiri non-teknis.
- Meskipun AI mempercepat proses pengembangan, tantangan nyata terletak pada manajemen dan integrasi sistem.
- Keputusan strategis dan pemahaman pasar tetap krusial untuk kesuksesan bisnis yang dibangun dengan bantuan AI.
Di masa lalu, membangun perusahaan teknologi mengharuskan pengumpulan tim spesialis terlebih dahulu sebelum menghasilkan pendapatan, yang seringkali memakan waktu dan biaya besar. Namun sejak revolusi AI dimulai pada akhir 2022, proses ini berubah drastis dengan kemampuan AI untuk menangani riset, desain, dan pengembangan perangkat lunak secara bersamaan dan lebih cepat.
AI memungkinkan siapapun, bahkan yang non-teknis, membuat produk dan perangkat lunak dengan biaya lebih rendah dan waktu lebih singkat. Meski begitu, produk berbasis AI seringkali cuma menjadi demo yang tidak siap diaplikasikan di dunia nyata karena masih ada tantangan teknis seperti otorisasi pengguna dan pengelolaan data secara berkelanjutan yang belum teratasi.
Pendiri startup seperti Alex Wu dari Atoms AI memandang bahwa kunci kesuksesan bukan hanya kecepatan dalam membangun kode, melainkan membangun arsitektur yang benar-benar tahan uji ketika dipakai pengguna nyata. Masih diperlukan peran manusia untuk membuat keputusan penting, seperti memilih masalah yang layak diselesaikan dan menilai risiko bisnis.
Selain itu, proses koordinasi dalam perusahaan juga berubah. AI lebih banyak mengoptimalkan aktivitas individu, sehingga pekerjaan antar fungsi seperti produk, pengembangan, dan pemasaran yang sebelumnya dijalankan oleh tim kini perlu diselaraskan kembali agar tidak hanya bergantung pada alat AI yang berbeda-beda.
Karena biaya pengembangan software dengan AI menurun drastis, keunggulan perusahaan akan bergeser ke dalam kemampuan memilih masalah yang tepat, mengelola risiko, dan membangun kepercayaan pelanggan. Ini menunjukkan bahwa kesuksesan bisnis tetap bergantung pada keputusan manusia meski AI semakin mengambil alih banyak tugas eksekusi.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/kolawolesamueladebayo/2026/01/21/ai-is-redefining-what-a-company-even-looks-like/
[1] https://www.forbes.com/sites/kolawolesamueladebayo/2026/01/21/ai-is-redefining-what-a-company-even-looks-like/
Analisis Ahli
Alex Wu
"AI bisa mengeksekusi secara efisien, tapi tidak bisa menggantikan penilaian manusia dalam memilih masalah yang akan diselesaikan dan mengevaluasi risiko bisnis yang mungkin muncul."
Analisis Kami
"Revolusi AI memang merevolusi proses pembangunan produk, namun terlalu mengandalkan AI tanpa menguatkan fondasi sistem dan keputusan manusia akan membuat perusahaan rapuh dalam jangka panjang. Pendekatan kolaboratif antara manusia sebagai pengambil keputusan strategis dan AI sebagai eksekutor adalah kunci untuk menciptakan produk yang benar-benar berkelanjutan dan bernilai."
Prediksi Kami
Di masa depan, perusahaan yang berhasil adalah mereka yang mampu merancang arsitektur produk tahan uji, mengelola risiko dengan bijak, dan mengintegrasikan kolaborasi manusia dengan AI secara efektif, sementara banyak startup yang hanya mengandalkan AI untuk eksekusi akan menghadapi kegagalan operasional.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diakuisisi oleh Wix dan berapa nilai akuisisi tersebut?A
Wix mengakuisisi Base44 dengan nilai $80 juta.Q
Apa tantangan yang dihadapi pendiri saat menggunakan alat AI untuk mengembangkan produk?A
Pendiri sering mengalami kesulitan saat beralih dari prototipe ke skenario dunia nyata, terutama dalam hal manajemen pengguna dan integritas data.Q
Apa yang dikatakan Alex Wu tentang pentingnya arsitektur dalam pengembangan produk?A
Alex Wu menekankan bahwa arsitektur yang dapat bertahan dalam interaksi dengan pengguna nyata adalah hal yang penting.Q
Mengapa pengukuran seperti 'jumlah garis kode' dianggap tidak berguna?A
Pengukuran tersebut dianggap tidak berguna karena tidak mencerminkan kesiapan produksi dan nilai yang dihasilkan setelah peluncuran.Q
Apa yang masih menjadi tanggung jawab manusia meskipun AI semakin banyak digunakan dalam pengembangan produk?A
Manusia masih harus membuat keputusan penting mengenai masalah yang harus diselesaikan dan bagaimana sistem akan berperilaku.

