Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tesla Bangkitkan Chip AI Dojo3 untuk Komputasi Cerdas di Luar Angkasa

Teknologi
Kecerdasan Buatan
TechCrunch TechCrunch
21 Jan 2026
27 dibaca
2 menit
Tesla Bangkitkan Chip AI Dojo3 untuk Komputasi Cerdas di Luar Angkasa

Rangkuman 15 Detik

Tesla berencana untuk menghidupkan kembali proyek Dojo3 dengan fokus baru pada komputasi AI luar angkasa.
Elon Musk mengajak insinyur untuk bergabung dalam pengembangan chip AI yang inovatif.
Ada potensi untuk menggunakan data center di luar angkasa guna mengatasi masalah kekuatan grid di Bumi.
Tesla sebelumnya membatalkan proyek pengembangan chip AI generasi ketiga yang disebut Dojo3, yang awalnya bertujuan untuk melatih model mengemudi otomatis. Namun, Elon Musk mengumumkan bahwa proyek ini akan dilanjutkan dengan arah baru untuk komputasi AI yang berada di luar angkasa. Langkah ini muncul setelah beberapa bulan pengembangan chip internal dihentikan dan sebagian tim juga meninggalkan Tesla. Chip Dojo3 yang akan dikembangkan kembali tidak fokus pada pelatihan model kendaraan otonom di Bumi, melainkan untuk aplikasi AI dalam kondisi ruang angkasa. Hal ini berkaitan dengan tantangan daya listrik di Bumi yang sudah mencapai batas maksimal, sehingga mengoperasikan data center di orbit menjadi ide revolusioner untuk masa depan. Tesla telah memiliki desain chip AI5 yang dibuat oleh TSMC dan memiliki kesepakatan 16,5 miliar dollar AS dengan Samsung untuk pengembangan chip AI6 yang akan digunakan pada kendaraan dan robot humanoid Optimus. Chip generasi berikutnya, AI7 atau dikenal juga sebagai Dojo3, direncanakan untuk fokus pada komputasi berbasis luar angkasa. Elon Musk juga aktif merekrut kembali para insinyur chip dengan mempromosikan proyek ini sebagai mesin komputasi volume tertinggi di dunia. Proyek ini didukung oleh rencana peluncuran satelit yang menggunakan energi surya 24 jam dari orbit, memanfaatkan SpaceX dan kendaraan peluncur Starship yang dimilikinya. Meski punya potensi besar, proyek ini menghadapi banyak kendala seperti sistem pendinginan chip berkinerja tinggi di ruang hampa. Namun, pendekatan Tesla dan Elon Musk dikenal kerap mengubah ide yang terdengar mustahil menjadi kenyataan melalui teknologi dan inovasi disruptif.

Analisis Ahli

Andrew Ng (AI expert)
Mengalihkan komputasi AI ke luar angkasa adalah ide menarik namun sangat kompleks secara teknis; implementasi yang sukses akan menuntut terobosan di material dan teknologi pendingin.
Fei-Fei Li (Professor AI)
Tesla mengambil risiko besar yang berpotensi merevolusi infrastruktur AI, tapi perlu kolaborasi kuat di antara ahli chip, luar angkasa, dan energi terbarukan.