
Courtesy of Forbes
CDPR Tindak Mod Cyberpunk 2077 VR Berbayar: Hak IP Harus Dijaga
Menginformasikan tentang kontroversi antara CDPR dan modder LukeRoss terkait mod Cyberpunk 2077 versi VR berbayar serta menjelaskan alasan di balik tindakan CDPR untuk melindungi hak cipta dan kebijakan monetisasi IP mereka.
20 Jan 2026, 21.17 WIB
139 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- CD Projekt Red memiliki kebijakan ketat mengenai monetisasi konten yang menggunakan IP mereka.
- Luke Ross, meskipun terkenal, menghadapi tantangan hukum terkait hak cipta dengan mod yang ia buat.
- Modding dapat menjadi area yang rumit dari segi hak cipta dan monetisasi dalam industri game.
Warsaw, Polandia - Modder bernama LukeRoss berhasil membuat sebuah mod virtual reality (VR) untuk game populer Cyberpunk 2077 yang tidak didukung secara resmi oleh pengembangnya, CD Projekt Red (CDPR). Mod ini memungkinkan pemain merasakan pengalaman bermain Cyberpunk 2077 dalam dunia virtual reality yang belum pernah tersedia sebelumnya.
Masalah muncul ketika LukeRoss mulai mengenakan biaya sebesar Rp 167.00 ribu ($10) untuk mod VR tersebut melalui platform Patreon, yang bertentangan dengan kebijakan CDPR mengenai penggunaan dan monetisasi konten berbasis IP milik mereka. CDPR melarang monetisasi tanpa izin resmi dari mereka.
Sebagai upaya penyelesaian, CDPR menghubungi LukeRoss dan memintanya untuk mengubah mod menjadi gratis dengan opsi donasi agar tetap menghargai kebijakan mereka. Namun, ketika LukeRoss menolak dan bersikeras bahwa modnya tidak melanggar hak cipta karena tidak menggunakan kode atau aset dari Cyberpunk 2077, CDPR mengambil tindakan DMCA strike.
Tindakan ini memicu diskusi di media sosial, di mana mayoritas pihak bersimpati pada CDPR karena menjaga hak IP dan kebijakan perusahaan. Namun, LukeRoss tetap pada pendiriannya bahwa modnya bukan karya turunan dan menolak untuk menggratiskan mod tersebut.
Situasi ini menyoroti pentingnya pemahaman hukum hak cipta dan kebijakan IP dalam dunia mod game. Meskipun modder ingin berinovasi dan mendapat penghasilan, hal ini harus dilakukan dengan menghormati aturan perusahaan agar terhindar dari konflik hukum yang merugikan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/paultassi/2026/01/20/cdpr-shuts-down-popular-cyberpunk-2077-mod-but-it-deserved-it/
[1] https://www.forbes.com/sites/paultassi/2026/01/20/cdpr-shuts-down-popular-cyberpunk-2077-mod-but-it-deserved-it/
Analisis Ahli
Jan Rosner
"Mod harus gratis dan tidak boleh dimonetisasi tanpa izin yang jelas, demi melindungi hak kekayaan intelektual CDPR."
Analisis Kami
"Dalam dunia pengembangan mod, penting untuk memahami batasan penggunaan hak cipta perusahaan besar seperti CDPR agar tidak berakhir pada masalah hukum. Mod berbayar tanpa izin jelas melanggar aturan, meskipun teknologi yang dipakai unik, sehingga keputusan CDPR sangat dapat dibenarkan demi menjaga integritas dan monetisasi produknya."
Prediksi Kami
LukeRoss mungkin akan tetap mempertahankan mod berbayar atau mengubahnya menjadi versi gratis setelah refleksi lebih lanjut untuk menghindari konflik hukum dengan CDPR.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dilakukan CD Projekt Red terhadap mod Cyberpunk 2077?A
CD Projekt Red mengeluarkan DMCA untuk menghentikan mod Cyberpunk 2077 yang dibuat oleh Luke Ross.Q
Siapa yang mengembangkan mod VR untuk Cyberpunk 2077?A
Mod VR untuk Cyberpunk 2077 dikembangkan oleh Luke Ross.Q
Mengapa CD Projekt Red mengeluarkan DMCA terhadap mod tersebut?A
CD Projekt Red mengeluarkan DMCA karena mod tersebut dijual seharga $10, yang melanggar kebijakan mereka mengenai monetisasi konten penggemar.Q
Apa tanggapan Luke Ross terhadap permintaan CD Projekt Red?A
Luke Ross merasa bahwa CD Projekt Red salah dalam menuntut agar modnya harus gratis.Q
Apa yang diharapkan CD Projekt Red terkait mod tersebut?A
CD Projekt Red berharap mod tersebut dapat dirilis secara gratis dengan opsi donasi.




