Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Komputasi Kuantum Berlian: Revolusi Kecil Dengan Skala Produksi Massal

Sains
Fisika dan Kimia
News Publisher
19 Jan 2026
3637 dibaca
2 menit
Komputasi Kuantum Berlian: Revolusi Kecil Dengan Skala Produksi Massal

TLDR

Berlian menawarkan keuntungan dalam komputasi kuantum dengan mengurangi dekoherensi dan memungkinkan rekayasa qubit yang lebih baik.
Quantum Brilliance berusaha untuk memproduksi berlian kuantum dengan skala besar melalui pabrik mereka sendiri.
Sensor kuantum sudah mulai digunakan dalam aplikasi praktis dan menunjukkan potensi besar di berbagai bidang.
Komputasi kuantum biasanya memerlukan mesin besar dengan sistem pendingin yang sangat mahal dan unik. Namun, sekarang ada teknologi baru yang menggunakan berlian sebagai bahan utama, yang memungkinkan komputer kuantum bekerja pada suhu kamar tanpa butuh alat pendingin berat yang rumit. Berlian ini sangat keras dan stabil sehingga mengurangi getaran penyebab masalah pada qubit.Quantum Brilliance adalah perusahaan yang membuat berlian buatan khusus dengan cara menciptakan pusat nitrogen-vacancy, yaitu cacat atom di dalam berlian yang bisa digunakan sebagai qubit. Ini membuat qubit lebih stabil dan mudah dikendalikan, bahkan dengan cahaya dan gelombang mikro tanpa gangguan termal yang signifikan.Teknologi ini memungkinkan penempatan qubit secara presisi dan tidak perlu mendinginkan sistem ke suhu ekstrim. Karena itu, komputer kuantum bisa dibuat lebih kecil dan efisien sehingga dapat digunakan langsung di lokasi kerja (edge computing), bukan hanya di pusat data besar atau cloud.Quantum Brilliance juga sedang mengembangkan pabrik berlian khusus yang memproduksi berlian berkualitas tinggi dengan proses mirip pabrik chip silikon, sehingga bisa memproduksi secara masal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam teknologi kuantum berbasis berlian. Ini adalah langkah penting untuk menjadikan berlian kuantum sebagai produk komersial.Selain komputasi, teknologi NV center ini sudah digunakan untuk sensor kuantum yang sangat sensitif, dengan perusahaan besar seperti Bosch dan Lockheed Martin serta dukungan dana dari DARPA. Target jangka panjangnya adalah memiliki 64 qubit logis pada 2033 dan bisa memproduksi perangkat dalam jumlah besar, membuka era baru agar kuantum computing benar-benar dapat digunakan sehari-hari.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.