Fenomena Unik Mekarnya Phytoplankton di Kepulauan Chatham Selandia Baru
Courtesy of CNBCIndonesia

Fenomena Unik Mekarnya Phytoplankton di Kepulauan Chatham Selandia Baru

Menginformasikan tentang fenomena mekarnya populasi phytoplankton di sekitar Kepulauan Chatham yang berdampak pada ekosistem laut dan menjadi objek pengamatan penting oleh NASA.

19 Jan 2026, 20.40 WIB
155 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kepulauan Chatham menjadi pusat perhatian karena fenomena mekar phytoplankton yang terlihat dari luar angkasa.
  • Phytoplankton memainkan peran penting dalam ekosistem laut dan menjadi sumber makanan bagi banyak spesies.
  • Kondisi geografis Kepulauan Chatham mendukung pertumbuhan phytoplankton dan keberagaman hayati di wilayah tersebut.
Kepulauan Chatham, Selandia Baru - Pada Januari 2026, satelit NASA menangkap fenomena warna cerah di laut sekitar Kepulauan Chatham yang berubah menjadi cincin hijau dan biru yang mencolok. Fenomena ini menarik perhatian karena pulau tersebut berada jauh di selatan Indonesia dekat Selandia Baru.
NASA menjelaskan bahwa warna cerah itu adalah akibat mekarnya phytoplankton, organisme laut yang mampu berfotosintesis, yang jumlahnya meningkat tajam setiap musim panas di perairan tersebut karena kondisi lingkungan yang mendukung.
Kepulauan Chatham terletak di Chatham Rise, sebuah dataran tinggi bawah laut yang memisahkan air hangat di utara dan air dingin di selatan, menciptakan habitat ideal untuk pertumbuhan phytoplankton.
Arus permukaan dan pusaran laut turut membantu mengkonsentrasikan phytoplankton dalam pola melingkar yang terlihat oleh satelit VIIRS milik NOAA-20, memberikan gambaran unik fenomena alam tersebut.
Mekarnya phytoplankton ini tidak hanya menjadi sumber makanan bagi ikan pemakan plankton, tapi juga menarik berbagai hewan laut lain termasuk paus, lumba-lumba, dan singa laut, yang membuat Kepulauan Chatham menjadi area penting bagi ekosistem laut.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260119130143-37-703367/warna-laut-berubah-di-bawah-indonesia-tertangkap-kamera-nasa

Analisis Ahli

Dr. Sylvia Earle
"Fenomena mekarnya phytoplankton bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga sangat vital sebagai dasar rantai makanan laut yang mendukung berbagai spesies besar termasuk mamalia laut."
Prof. Carl Safina
"Lokasi seperti Kepulauan Chatham adalah laboratorium alami yang ideal untuk mempelajari interaksi antara biologi laut dan dinamika fisik lautan."

Analisis Kami

"Fenomena mekarnya phytoplankton ini sangat penting sebagai indikator kesehatan dan dinamika ekosistem laut yang kompleks. Kondisi geografis dan arus laut yang unik di Chatham Rise menciptakan lingkungan ideal untuk proliferasi organisme ini, yang pada gilirannya mendukung keanekaragaman hayati maritim yang tinggi."

Prediksi Kami

Fenomena mekarnya phytoplankton di Kepulauan Chatham kemungkinan akan terus terjadi setiap musim panas, yang bisa memicu peningkatan populasi hewan laut dan mempengaruhi ekosistem serta aktivitas penangkapan ikan di wilayah tersebut.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang ditangkap oleh satelit NASA di Kepulauan Chatham?
A
Satelit NASA menangkap fenomena mekar phytoplankton yang menciptakan cincin berwarna hijau terang dan biru di sekitar Kepulauan Chatham.
Q
Mengapa warna laut di sekitar Kepulauan Chatham berubah?
A
Warna laut berubah karena mekar phytoplankton, yang merupakan organisme laut yang melakukan fotosintesis.
Q
Apa yang menyebabkan mekar phytoplankton di lautan?
A
Mekar phytoplankton terjadi karena arus permukaan dan percampuran air laut hangat dan dingin di sekitar Kepulauan Chatham.
Q
Spesies apa saja yang ditemukan di Kepulauan Chatham?
A
Sekitar 25 spesies paus dan lumba-lumba, serta 5 spesies singa laut ditemukan di Kepulauan Chatham.
Q
Apa yang menjadi habitat ideal bagi phytoplankton di wilayah tersebut?
A
Pemisahan antara air laut hangat dan dingin di Chatham Rise menciptakan habitat ideal bagi phytoplankton.