
Courtesy of CNBCIndonesia
Misteri Monte Sierpe: Lubang Kuno di Peru Ternyata Pasar Pra-Inca
Mengungkap fungsi sebenarnya dari lubang-lubang misterius Monte Sierpe yang menjadi situs arkeologi penting, serta memberikan pemahaman baru tentang peranannya dalam peradaban pra-Inca dan Inca, agar misteri kuno ini dapat dipahami oleh para ilmuwan dan masyarakat luas.
18 Jan 2026, 21.40 WIB
175 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Monte Sierpe adalah situs unik yang menyimpan misteri penggunaan lubang-lubang besar dari peradaban kuno.
- Penelitian terbaru menunjukkan bahwa lubang-lubang tersebut mungkin berfungsi sebagai pasar dan metode penghitungan bagi masyarakat pra-Inca.
- Teknologi modern seperti drone membantu mengungkap pola dan fungsi dari struktur arkeologi yang sulit dijangkau.
Andes Selatan, Peru - Monte Sierpe di Andes Selatan Peru terdiri dari ribuan lubang besar yang telah membuat para ilmuwan penasaran selama hampir seratus tahun. Lokasi ini pertama kali diketahui luas sejak National Geographic mempublikasikan foto udara pada tahun 1933. Namun, sampai kini, tujuan pembuatan lubang-lubang ini masih penuh teka-teki karena tidak ada catatan tertulis yang menjelaskannya.
Peneliti menggunakan teknologi drone terbaru untuk mengamati struktur lubang tersebut dengan lebih jelas. Mereka menemukan bahwa lubang-lubang ini tidak tersusun secara acak, melainkan membentuk pola tertentu yang kemungkinan besar memiliki fungsi khusus dalam kehidupan masyarakat kuno di wilayah tersebut.
Analisis terhadap serbuk sari purba di dalam lubang-lubang tersebut mengungkapkan keberadaan tanaman seperti jagung dan beberapa tanaman liar yang biasa digunakan untuk membuat keranjang. Hal ini mengindikasikan bahwa lubang-lubang tersebut bisa saja digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang untuk kegiatan perdagangan.
Para ahli berpendapat bahwa masyarakat pra-Inca dan suku Inca dari wilayah sekitar mungkin menggunakan area ini sebagai pasar barter. Di sana, mereka bisa menukar berbagai barang, seperti jagung, kapas, atau daun koka, yang disimpan di dalam lubang-lubang tersebut sebagai satuan hitungan barang yang dipertukarkan.
Penemuan ini memberikan pandangan baru yang lebih masuk akal dan ilmiah dibandingkan berbagai teori lama, termasuk spekulasi tentang makhluk luar angkasa. Studi ini menegaskan bahwa fungsi Monte Sierpe lebih berkaitan dengan aspek sosial dan ekonomi masyarakat kuno di Andes.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260118185956-37-703154/misteri-5200-lubang-sepanjang-15-km-benarkah-bikinan-alien
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260118185956-37-703154/misteri-5200-lubang-sepanjang-15-km-benarkah-bikinan-alien
Analisis Ahli
Dr. Jacob Bongers
"Kami menemukan bukti baru yang kuat bahwa lubang ini berfungsi sebagai pusat pasar dan sistem penghitungan yang canggih di masa pra-Inca."
Dr. Dennis Ogburn
"Penelitian ini sangat penting karena memberikan pemahaman baru dan konkrit mengenai fungsi Monte Sierpe yang sebelumnya misterius bagi dunia arkeologi Andes."
Analisis Kami
"Penemuan baru ini sangat membuka wawasan tentang bagaimana masyarakat kuno memanfaatkan lingkungan mereka secara sistematis sebagai pusat perdagangan dan penghitungan. Saya percaya ini menunjukkan tingkat organisasi sosial yang lebih kompleks daripada yang sebelumnya diperkirakan, sekaligus menepis mitos spekulatif yang kurang berdasar."
Prediksi Kami
Dengan kemajuan teknologi dan analisis lebih mendalam, penelitian terhadap Monte Sierpe akan terus mengungkap lebih banyak detail mengenai kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat pra-Inca serta Inca di Andes Selatan Peru.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu Monte Sierpe?A
Monte Sierpe adalah situs arkeologi di Peru yang terkenal dengan formasi lubang misterius.Q
Berapa banyak lubang yang ditemukan di Monte Sierpe?A
Ada 5.200 lubang besar yang ditemukan di Monte Sierpe.Q
Apa teori utama tentang fungsi lubang-lubang tersebut?A
Teori utama menyebutkan bahwa lubang-lubang tersebut berfungsi sebagai pasar untuk peradaban pra-Inca dan sebagai metode penghitungan suku Inca.Q
Siapa penulis utama studi tentang Monte Sierpe?A
Penulis utama studi tentang Monte Sierpe adalah Dr. Jacob Bongers.Q
Apa yang ditemukan dalam analisis serbuk sari di lubang-lubang tersebut?A
Analisis serbuk sari menunjukkan adanya tanaman seperti jagung dan tanaman liar yang digunakan untuk membuat keranjang.




