Puncak Kesempatan Terakhir Menyaksikan Aurora Borealis Hebat di Maret 2026
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
17 Jan 2026
211 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Maret 2026 merupakan waktu yang sangat baik untuk melihat aurora borealis.
Aktivitas solar yang tinggi berkontribusi pada penampilan aurora yang lebih intens.
Kondisi langit yang gelap dan equinox mendukung penampakan aurora di daerah yang lebih selatan.
Aurora borealis atau cahaya utara adalah fenomena indah yang terjadi ketika partikel bermuatan dari matahari berinteraksi dengan medan magnet Bumi dan atmosfer bagian atas. Fenomena ini menghasilkan cahaya hijau dan merah yang mempesona di langit malam, terutama di dekat Kutub Utara.
Puncak aktivitas matahari yang disebut solar maximum meningkatkan kemungkinan terjadinya badai geomagnetik yang dapat menimbulkan aurora lebih intens. Solar maximum terakhir terjadi sekitar akhir 2024, dan siklus berikutnya baru akan mencapai puncak pada pertengahan 2030-an.
Pertengahan Maret 2026 diprediksi jadi waktu terbaik untuk melihat aurora karena beberapa faktor seperti bulan baru yang membuat langit gelap, musim ekuinoks musim semi yang meningkatkan aktivitas geomagnetik, dan masih dalam periode purnama setelah solar maximum.
Fenomena ini juga menjelaskan mengapa aurora bisa terlihat lebih jauh ke selatan, seperti bagian utara Amerika Serikat dan Kanada, sehingga bukan hanya orang di lingkaran arktik yang mendapat kesempatan menyaksikan cahaya utara yang spektakuler.
Setelah 2026, peluang melihat aurora yang terang dan meluas akan menurun selama beberapa tahun sampai solar cycle berikutnya mencapai puncaknya, menjadikan ini kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh para pemburu aurora dan penggemar fotografi langit malam.
Analisis Ahli
David Hathaway (NASA Solar Physicist)
Fenomena alam seperti aurora borealis adalah indikator penting aktivitas matahari yang dapat memengaruhi teknologi dan komunikasi di Bumi, sehingga mengamati puncak solar maximum membantu kita memahami dampak geofisika lebih baik.Kerrie Richardson (Aurora Researcher)
Momen ekuinoks musim semi menimbulkan kondisi geomagnetik unik yang bisa memperluas jangkauan aurora, menjadikannya waktu terbaik dalam satu tahun untuk berburu cahaya utara.

