Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lubang Hitam Primordial Bisa Jadi 'Planet Asing' yang Tersembunyi di Alam Semesta

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (3mo ago) astronomy-and-space-exploration (3mo ago)
14 Jan 2026
75 dibaca
2 menit
Lubang Hitam Primordial Bisa Jadi 'Planet Asing' yang Tersembunyi di Alam Semesta

Rangkuman 15 Detik

Beberapa eksoplanet yang terdeteksi mungkin merupakan lubang hitam primordial, bukan planet.
Metode yang digunakan saat ini untuk mendeteksi eksoplanet memiliki keterbatasan dalam menentukan ukuran fisik objek.
Misi mendatang seperti Nancy Grace Roman Space Telescope akan sangat penting untuk memahami lebih jauh tentang objek-objek misterius di alam semesta.
Para astronom selama ini telah mengidentifikasi banyak planet di luar tata surya dengan cara mengamati bagaimana bintang terguncang akibat pengaruh gravitasi benda-benda yang mengelilinginya. Biasanya, jika benda tersebut cukup besar dan berat, bintang akan sedikit bergetar karena tarikan gravitasi objek ini. Namun, cara ini hanya bisa memberi tahu kita tentang massa objek, bukan ukurannya. Jadi meskipun kita tahu beratnya, kita belum tentu tahu apakah itu planet seperti biasa atau benda yang jauh lebih kecil dengan massa sama, seperti lubang hitam primordial. Lubang hitam primordial merupakan benda misterius yang mungkin terbentuk sejak awal alam semesta Big Bang. Mereka sangat kecil, tapi bisa punya massa sebesar Bumi atau Jupiter. Karena ukurannya yang sangat kecil, mereka tidak memblokir cahaya bintang saat lewat di depannya, sehingga tidak terlihat seperti planet yang biasanya diketahui melalui transit. Beberapa kandidat planet yang pernah terdeteksi, seperti Kepler-21 Ac dan HD 219134 f, tidak pernah terlihat melewati depan bintang hingga menghalangi cahayanya. Ini menimbulkan dugaan bahwa mungkin benda-benda tersebut adalah lubang hitam primordial, bukan planet biasa. Dalam beberapa tahun ke depan, misi seperti Nancy Grace Roman Space Telescope diharapkan dapat melakukan pengamatan yang lebih canggih. Dengan teknologi ini, kita mungkin dapat membedakan antara planet dan lubang hitam primordial, bahkan bisa jadi menangkap bukti lubang hitam menguap secara perlahan melalui radiasi Hawking.

Analisis Ahli

Stephen Hawking
Jika lubang hitam primordial memang ada di sekitar kita, fenomena Hawking radiation akan menjadi kunci untuk mengidentifikasinya secara langsung.
Sara Seager
Metode deteksi eksoplanet harus dikembangkan lebih jauh agar bisa membedakan antara planet biasa dan objek eksotis seperti lubang hitam primordial.