Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Planet Pengembara Ini Menyeruput Gas 6,6 Miliar Ton Per Detik, Mengungkap Rahasia Alam Semesta

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
LiveScience LiveScience
06 Nov 2025
236 dibaca
2 menit
Planet Pengembara Ini Menyeruput Gas 6,6 Miliar Ton Per Detik, Mengungkap Rahasia Alam Semesta

Rangkuman 15 Detik

Cha 1107-7626 adalah planet rogue tercepat dalam hal akresi gas dan debu.
Akresi yang diamati pada Cha 1107-7626 mirip dengan fenomena yang terjadi pada bintang muda.
Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap proses pembentukan planet dan bintang serta peran akresi dalam evolusi mereka.
Para astronom baru-baru ini menemukan sebuah planet pengembara bernama Cha 1107-7626 yang menyerap gas dan debu di sekitarnya dengan kecepatan luar biasa, mencapai 6,6 miliar ton per detik. Planet pengembara ini berbeda karena tidak mengorbit sebuah bintang, melainkan melayang bebas di ruang angkasa. Penemuan ini membuat para ilmuwan penasaran mengenai bagaimana planet ini terbentuk dan berkembang. Observasi yang dilakukan menggunakan Very Large Telescope di Chili dan James Webb Space Telescope menunjukkan bahwa laju penyerapan materi oleh Cha 1107-7626 tidak stabil. Pada Agustus 2025, planet ini mengalami ledakan akresi dengan kecepatan delapan kali lipat lebih cepat dari bulan-bulan sebelumnya. Fenomena semacam ini biasanya terlihat pada bintang muda dan kemungkinan juga terjadi pada planet pengembara ini. Penemuan ini sangat penting untuk memahami apakah planet pengembara seperti Cha 1107-7626 merupakan planet yang pernah menjadi bagian dari sistem bintang dan kemudian terlempar keluar, atau terbentuk secara independen melalui proses yang mirip pembentukan bintang. Hal ini membantu membedakan batas antara planet besar dan bintang kecil yang selama ini sulit dipahami. Para ilmuwan percaya bahwa fenomena ledakan akresi memiliki peran besar dalam pembentukan bintang dan planet, serta mempengaruhi lingkungan sekitar tempat terbentuknya sistem planet. Proses tersebut bisa meninggalkan jejak yang bertahan lama, misalnya dalam bentuk perubahan kimia pada meteorit yang ditemukan di tata surya kita. Meski telah ditemukan lebih dari 500 planet pengembara di tempat-tempat seperti Nebula Orion, planet-planet ini sulit untuk diamati karena mereka lebih terlihat dalam cahaya inframerah. Teleskop seperti VLT dan JWST sangat penting untuk terus memantau dan meneliti planet pengembara agar dapat memahami lebih baik asal-usul dan evolusinya di alam semesta.

Analisis Ahli

Víctor Almendros-Abad
Penting untuk mengungkap apakah planet pengembara ini terbentuk secara terisolasi atau merupakan planet yang dikeluarkan dari sistemnya.
Alexander Scholz
Fenomena akresi ini mungkin merupakan mekanisme universal yang berperan penting dalam pembentukan bintang dan planet.