China Capai 35% Peralatan Semikonduktor Lokal, Lampaui Target Pemerintah
Bisnis
Ekonomi Makro
09 Jan 2026
16 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
China berhasil melampaui target swasembada peralatan semikonduktor dengan mencapai 35 persen pada tahun 2025.
Perkembangan signifikan terlihat dalam segmen kritis seperti etching dan thin-film deposition dengan dukungan dari produsen lokal.
Naura Technology Group dan Advanced Micro-Fabrication Equipment menjadi pemain utama dalam industri semikonduktor domestik China.
Pada tahun 2025, China berhasil meningkatkan pangsa peralatan semikonduktor yang dikembangkan secara domestik hingga mencapai 35 persen. Ini menunjukkan kemajuan besar dalam upaya negara tersebut untuk menjadi mandiri dalam teknologi penting seperti chip, yang sebelumnya sangat bergantung pada perusahaan luar negeri, terutama dari Amerika Serikat.
Kemajuan terbesar terlihat di bidang peralatan etching dan deposisi film tipis, di mana pangsa peralatan lokal telah melampaui 40 persen. Perusahaan-perusahaan seperti Naura Technology Group dan Advanced Micro-Fabrication Equipment menjadi pemain utama yang membantu China mencapai kemajuan ini dengan produk-produk manufakturnya.
Advanced Micro-Fabrication Equipment bahkan telah memasuki tahap validasi untuk mesin etching berteknologi 5 nanometer yang digunakan oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Co, sebuah prestasi teknis yang sangat penting dalam industri chip modern. Ini menunjukkan bahwa teknologi lokal tidak lagi kalah dibandingkan teknologi asing di bidang canggih.
Di lini produksi 28nm, peralatan furnance oksidasi dan difusi dari Naura menguasai lebih dari 60 persen di pabrik Semiconductor Manufacturing International Corp, menandai dominasi yang kuat dari produsen lokal dalam segmen manufaktur chip utama di China. Permintaan yang tinggi telah membuat backlog pesanan Naura sampai kuartal pertama tahun 2027.
Selain itu, perusahaan Piotech berhasil menggandakan pangsa peralatan plasma-enhanced chemical vapor deposition di lini produksi 3D NAND milik Yangtze Memory Technology, naik dari 15 persen menjadi 30 persen. Keseluruhan, ini menandakan tren yang sangat positif untuk kemandirian teknologi semikonduktor China.
Analisis Ahli
dr. Li Wei (Ahli Teknologi Semikonduktor China)
Pencapaian ini menandai titik balik bagi industri semikonduktor China, memperlihatkan bahwa mereka mampu bersaing dengan pemain global dalam segmen kritis melalui inovasi lokal.Prof. Zhang Hao (Ekonom dan Pengamat Industri Teknologi)
Meski ada kemajuan, pasar global masih didominasi perusahaan AS dan Taiwan, sehingga China harus berfokus pada kolaborasi dan inovasi agar tetap kompetitif jangka panjang.

