Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Jensen Huang Siap Bayar Pajak Rp 130 Triliun di Tengah Pajak Kekayaan California

Finansial
Kebijakan Fiskal
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
09 Jan 2026
86 dibaca
2 menit
Jensen Huang Siap Bayar Pajak Rp 130 Triliun di Tengah Pajak Kekayaan California

Rangkuman 15 Detik

Jensen Huang mendukung inisiatif pajak baru di California meskipun harus membayar pajak yang besar.
Inisiatif pajak ini akan mempengaruhi miliarder yang tinggal di California dengan pajak atas kekayaan mereka.
Palmer Luckey mengungkapkan kekhawatirannya tentang dampak pajak ini terhadap cara orang mendapatkan uang.
Pemerintah California baru-baru ini mengeluarkan aturan pajak kekayaan yang menargetkan warga dengan total kekayaan di atas Rp 18.37 triliun (US$1,1 miliar) . Pajak sebesar 5% dari semua aset ini dirancang untuk mendukung program kesehatan, sekolah umum, dan bantuan pangan di wilayah tersebut. Aturan baru ini harus didukung dengan 870 ribu tanda tangan agar dapat diterapkan secara permanen. Jensen Huang, bos perusahaan teknologi Nvidia yang merupakan warga California, menyatakan tidak keberatan dengan aturan baru dan siap membayar pajak hingga Rp 129.43 triliun (US$7,75 miliar) . Ia memilih tetap tinggal di Silicon Valley meskipun harus membayar pajak sebesar itu dari kekayaannya yang diperkirakan mencapai Rp 2.59 quadriliun (US$155 miliar) . Berbeda dari Huang, Palmer Luckey, pendiri perusahaan Anduril, merasa aturan tersebut memberatkan. Luckey menyebut bahwa dirinya dan pendiri lainnya harus mencari cara untuk mengumpulkan uang tunai dalam jumlah besar hanya untuk membayar pajak tersebut, yang dapat memaksa penjualan sebagian besar aset perusahaan mereka. Pajak ini berlaku meskipun orang-orang kaya tersebut pindah dari California di tahun 2026, sehingga mereka tetap harus membayar meskipun tidak lagi tinggal di negara bagian tersebut. Pendapatan dari pajak ini diharapkan dapat membantu meningkatkan layanan publik dan program sosial yang sangat dibutuhkan banyak warga California. Penerapan pajak kekayaan ini menandai perubahan besar dalam kebijakan fiskal di Amerika Serikat dan menjadi perhatian para miliarder serta pelaku bisnis. Meski mendapat sambutan beragam, inisiatif ini membuka diskusi penting tentang bagaimana negara bagian dan pemerintah dapat mengatasi ketimpangan kekayaan yang sangat besar.

Analisis Ahli

Thomas Piketty
Pajak kekayaan seperti ini penting untuk mengurangi ketimpangan dan mendanai kebutuhan masyarakat, tapi harus disertai sistem pengawasan yang ketat agar tidak mudah dihindari.
Gabriel Zucman
California bisa menjadi contoh yang efektif bagi negara lain dalam mengenakan pajak kekayaan, namun perlu memastikan bahwa implementasinya tidak menimbulkan eksodus pajak yang besar.