Galaxy Z Trifold: Tablet dan Ponsel Lipat Dua Engsel yang Membawa Revolusi Pengguna
Teknologi
Gadgets dan Wearable
05 Jan 2026
33 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Trifold menawarkan pengalaman baru dengan kombinasi smartphone dan tablet.
DeX memberikan fleksibilitas tambahan dalam penggunaan Trifold.
Inovasi desain dan fungsi dapat membuat Trifold menjadi perangkat yang diinginkan oleh banyak pengguna.
Samsung Galaxy Z Trifold adalah inovasi terbaru di dunia perangkat foldable dengan dua engsel yang melipat ke dalam, berbeda dengan model foldable biasa yang hanya memiliki satu engsel. Perangkat ini menawarkan pengalaman seperti tablet yang terintegrasi dengan fungsi telepon, memungkinkan pengguna mendapatkan perangkat multifungsi dalam satu gadget.
Meski Galaxy Z Trifold terasa cukup tebal saat dilipat, saat dibuka penuh perangkat ini justru sangat tipis dan nyaman dipakai. Penggunaannya bisa lebih maksimal jika dipadukan dengan aksesori seperti keyboard dan mouse, membuatnya cocok untuk menggantikan laptop atau tablet dalam aktivitas produktif sehari-hari.
Fitur DeX yang berjalan sebagai mode berdiri sendiri di Galaxy Z Trifold memberikan kemudahan multitasking dan lingkungan kerja yang lengkap tanpa memerlukan layar eksternal. Ini menjadikan perangkat ini sangat menarik bagi profesional yang membutuhkan perangkat mobile dengan kemampuan desktop.
Pengguna yang sudah terbiasa memakai ponsel foldable dengan satu engsel seperti Pixel 10 Pro Fold mungkin akan merasa bahwa Trifold memberikan pengalaman lebih baik dan lengkap, membuka peluang untuk lebih sering membuka perangkat guna penggunaan tablet yang sesungguhnya di mana saja.
Dengan harga kemungkinan akan sangat mahal, membawa Galaxy Z Trifold sebagai satu-satunya perangkat kerja dan hiburan memberikan konsep baru dalam dunia teknologi, di mana gadget tidak hanya untuk komunikasi tapi juga produktivitas tinggi dan fleksibilitas yang tak terbatas.
Analisis Ahli
Blake Gaiser
Versi Adobe Lightroom khusus untuk Trifold menunjukkan bagaimana perangkat ini dibuat bukan hanya sebagai gadget tapi sebagai alat kerja profesional yang nyata.

