Samsung Z TriFold: Ponsel Lipat Dua Engsel dengan Layar Super Besar
Teknologi
Gadgets dan Wearable
02 Des 2025
63 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Z TriFold adalah inovasi terbaru dari Samsung dengan desain ponsel lipat yang unik.
Ponsel ini dilengkapi dengan spesifikasi canggih seperti kamera 200 MP dan chipset Snapdragon 8 Elite.
Peluncuran Z TriFold menunjukkan komitmen Samsung untuk terus berinovasi di pasar ponsel lipat.
Samsung resmi mengumumkan peluncuran Z TriFold, ponsel lipat terbarunya yang memiliki dua engsel, memungkinkan layar besar yang mencapai 10 inci diagonal. Ponsel ini akan diluncurkan pertama kali di Korea pada 12 Desember dan direncanakan masuk ke pasar Amerika Serikat pada kuartal pertama tahun 2026.
Layar dalam Z TriFold memiliki resolusi 2160x1584 dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz, memberikan pengalaman visual yang sangat halus. Dengan ukuran layar seperti ini, pengguna dapat menjalankan tiga aplikasi berdampingan secara vertikal dan menggunakan Samsung DeX sebagai desktop tanpa memerlukan layar tambahan.
Desain tiga panel dengan ketebalan yang berbeda-beda membuat perangkat ini sedikit lebih tebal saat dilipat dibandingkan Z Fold 7 atau Galaxy S25 Ultra. Bahan dengan teknologi serat polimer kaca dan keramik memberikan daya tahan tinggi terhadap retak, sedangkan dua engsel bertipe dual-rail dilindungi oleh lapisan titanium.
Perangkat ini juga dilengkapi dengan tiga kamera belakang berkualitas tinggi, termasuk kamera utama 200 megapiksel, serta dua kamera depan masing-masing di layar luar dan dalam. Dengan kapasitas baterai total 5.600mAh dan chipset Snapdragon 8 Elite, ponsel ini siap memberikan performa terbaik di kelasnya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah tidak adanya dukungan S Pen pada Z TriFold, yang sebelumnya menjadi fitur populer di seri Z Fold. Harga resmi perangkat ini belum diumumkan, namun diprediksi akan lebih mahal dari ponsel lipat dengan satu engsel yang sudah berharga sekitar 2.000 dolar AS.
Analisis Ahli
Mark Gurman (Tech Journalist)
Z TriFold adalah upaya ambisius dari Samsung, menargetkan pengguna yang menginginkan perangkat dengan layar besar tanpa perlu tablet. Namun, ukurannya yang cukup tebal dan harga tinggi dapat menjadi tantangan bagi penetrasi pasar secara massal.

