Nvidia Kewalahan Penuhi Permintaan Chip China Setelah Izin Trump
Teknologi
Kecerdasan Buatan
02 Jan 2026
201 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Permintaan chip dari China sangat tinggi, membuat Nvidia kesulitan memenuhi permintaan.
TSMC diharapkan dapat membantu Nvidia dalam produksi chip tambahan untuk memenuhi kebutuhan.
Penjualan chip H200 ke China tetap harus memperhatikan regulasi dari pemerintah AS dan China.
Permintaan chip canggih H200 dari perusahaan teknologi China meningkat drastis setelah Presiden AS Donald Trump mengizinkan penjualan chip tersebut ke China. Pesanan mencapai 2 juta chip, namun Nvidia hanya memiliki 700 ribu chip yang siap tersedia saat ini.
Nvidia bekerja sama dengan TSMC, produsen chip asal Taiwan, untuk memproduksi chip tambahan demi memenuhi lonjakan permintaan ini. Produksi tambahan diharapkan mulai pada kuartal dua tahun 2026, sebagai solusi jangka menengah dari masalah pasokan chip yang kekurangan.
Harga chip H200 dipatok sangat tinggi, yakni sebesar Rp 450.90 juta (US$27,000) atau setara Rp 451,5 juta per unit. Meskipun permintaan dari China sangat besar, Nvidia memastikan bahwa penjualan berlisensi chip ke China tidak akan mengganggu pasokan chip untuk pelanggan di Amerika Serikat.
Sejauh ini, pemerintah China belum memutuskan secara resmi apakah mereka akan mengizinkan impor chip H200 tersebut ke dalam negeri. China mampu memproduksi chip yang setara, tapi belum ada chip yang setara dengan kemampuan chip H200 Nvidia.
Dengan ketersediaan chip yang terbatas dan permintaan yang membludak, Nvidia berencana memanfaatkan stok yang ada untuk memenuhi pesanan awal yang akan dikirimkan pada pertengahan Februari bertepatan dengan liburan Tahun Baru Imlek.
Analisis Ahli
Jensen Huang
Permintaan chip dari China membuktikan bahwa teknologi canggih masih sangat diminati dan pendorong utama bagi peningkatan kapasitas produksi global.Analis Industri Semikonduktor
Kolaborasi antara Nvidia dan TSMC adalah kunci utama untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat, namun risiko ketegangan geopolitik tetap harus diperhitungkan.

