Keunggulan Kendaraan Listrik China Bertahan Meski Hadapi Hambatan Tarif dan Proteksionisme
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
01 Jan 2026
215 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Cina diperkirakan akan menguasai sepertiga pasar mobil global pada tahun 2030.
Produsen mobil Cina semakin bergantung pada laba dari pasar luar negeri.
Meskipun ada tantangan, Cina terus memperkuat posisi mereka dalam industri mobil listrik.
China diprediksi akan menguasai sekitar satu per tiga pasar otomotif global pada tahun 2030, dengan pertumbuhan yang signifikan dalam industri kendaraan listrik meskipun ada hambatan dari tarif dan proteksionisme Barat.
Bank UBS melaporkan bahwa sebagian besar keuntungan pembuat mobil China kini didapat dari pasar luar negeri, terutama karena persaingan yang ketat di dalam negeri menuntut ekspansi global lebih luas.
Meskipun Eropa memperlambat adopsi kendaraan listrik dan memberlakukan tarif terhadap produk-produk China, para pembuat mobil China terus membangun pabrik baru di wilayah tersebut untuk memperkuat kehadiran mereka.
Para analis menyatakan bahwa pasar global kendaraan listrik kini cenderung fokus pada sejumlah platform besar, sehingga selain China, negara seperti India juga mulai muncul sebagai pemain potensial di pasar ini.
Kesimpulannya, meskipun ada perlambatan pertumbuhan dan hambatan perdagangan, industri kendaraan listrik China tetap kuat dan terus menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan ekspansi yang menjanjikan ke depan.
Analisis Ahli
Paul Gong
Perlambatan pertumbuhan di 2024 disebabkan oleh perlambatan adopsi di Eropa dan hambatan tarif, namun ada tanda-tanda pemulihan yang positif.Frank Diana
China memiliki posisi dominan karena proses belajar agresif, walaupun ada ruang bagi pemain lain seperti India untuk berkembang di pasar EV global.
