China dan Indonesia Susun Aturan Baru Lindungi Pengguna AI dari Risiko
Teknologi
Kecerdasan Buatan
30 Des 2025
118 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
China sedang mengembangkan peraturan untuk memastikan penggunaan AI yang aman dan etis.
Indonesia juga menyusun Peta Jalan AI untuk mengatur perkembangan teknologi di sektor-sektor penting.
Fokus utama dalam regulasi AI adalah mengatasi masalah kecanduan dan melindungi informasi pribadi pengguna.
China tengah mengembangkan peraturan baru untuk melindungi masyarakat saat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Peraturan ini fokus pada produk dan layanan AI yang berorientasi kepada konsumen dan berinteraksi secara emosional, seperti melalui teks, gambar, audio, dan video.
Aturan baru tersebut mewajibkan perusahaan AI untuk memberikan peringatan pada pengguna yang menggunakan layanan secara berlebihan dan mengatur sistem keamanan data serta perlindungan informasi pribadi. Masalah kecanduan pada layanan AI juga menjadi prioritas yang harus diantisipasi dan dicegah oleh penyedia layanan.
Peraturan ini juga menekankan pentingnya pembatasan konten yang tidak aman, seperti konten yang dapat membahayakan keamanan nasional, menyebarkan rumor, atau mempromosikan kekerasan dan pornografi. Langkah-langkah intervensi juga harus disiapkan untuk membantu pengguna yang menunjukkan tanda kecanduan AI.
Di Indonesia, pemerintah telah menyelesaikan hampir 90% draft Peta Jalan dan etika AI yang direncanakan akan ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun 2026. Peta Jalan ini memberikan payung besar pengaturan AI, sementara kementerian dan lembaga dapat membuat aturan sektoral mereka sendiri.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menjelaskan bahwa strategi AI di Indonesia akan fokus pada berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan, keuangan, dan transportasi. Ini untuk memastikan AI berkontribusi positif sekaligus tetap aman dan terkontrol sesuai kebutuhan nasional.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Regulasi AI harus memfokuskan pada mendorong inovasi sekaligus melindungi hak pengguna; Rencana Indonesia akan memadukan dua aspek ini dengan baik jika dijalankan secara konsisten.Fei-Fei Li
Keseimbangan antara inovasi dan proteksi harus diterapkan dengan hati-hati agar AI bisa mendukung kemajuan sosial tanpa risiko kecanduan atau penyalahgunaan data.

