Indosat Dukung Perpres AI Demi Indonesia Jadi Negeri Cerdas Masa Depan
Teknologi
Kecerdasan Buatan
07 Okt 2025
213 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Indosat Ooredoo Hutchison mendukung regulasi terkait kecerdasan buatan untuk menciptakan ekosistem AI yang baik.
Peraturan Presiden mengenai AI diharapkan dapat memperkuat adopsi teknologi baru di Indonesia.
Aspek moral dan etika harus menjadi perhatian utama dalam penerapan kecerdasan buatan.
Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait kecerdasan buatan atau AI sebagai bagian dari visi menjadikan Indonesia sebagai AI nation di masa depan. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatur penggunaan AI secara etis dan terarah agar teknologi ini dapat memberi manfaat maksimal bagi bangsa.
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) sebagai salah satu perusahaan besar di Indonesia menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. Mereka juga aktif mengembangkan talenta AI di dalam negeri melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia dan kolaborasi dengan mitra global.
Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer IOH, menekankan pentingnya regulasi AI yang tidak hanya membatasi, namun juga mengatur pemakaian teknologi ini secara moral dan etis sesuai nilai-nilai yang berlaku di Indonesia.
Proses pembuatan Perpres AI melibatkan berbagai kementerian seperti Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian Hukum untuk memastikan aturan yang dihasilkan tidak tumpang tindih dengan regulasi lain seperti UU ITE dan UU PDP, sekaligus mengakomodasi perkembangan teknologi terbaru.
Dengan dukungan dari industri dan regulasi yang jelas, Indonesia berharap dapat memperkuat ekosistem AI yang berkelanjutan dan beretika, yang akan menjadi salah satu pilar utama dalam mencapai target Indonesia Emas 2045.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Regulasi AI yang baik sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dan mendorong investasi dalam inovasi AI, Indonesia berada di jalur yang benar dengan mengombinasikan pengembangan talenta dan tata kelola.Fei-Fei Li
Kolaborasi global dan fokus pada aspek etika adalah fondasi kuat dalam memastikan AI dapat diadopsi secara aman dan bertanggung jawab di negara berkembang seperti Indonesia.

