Fenomena Bola Api di Cirebon: Meteor Besar Melintas Langit Akhir Tahun
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
28 Des 2025
168 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Bola api yang terlihat di Cirebon adalah meteor yang melintas di atmosfer.
BRIN dan BMKG memberikan penjelasan ilmiah mengenai fenomena ini.
Meteor berasal dari meteoroid yang terbakar saat memasuki atmosfer, dan hanya sedikit yang mencapai permukaan Bumi.
Pada tanggal 5 Oktober 2025, langit di wilayah Cirebon disorot oleh kemunculan bola api yang ternyata adalah meteor berukuran cukup besar. Fenomena ini terjadi sekitar pukul 18.35 hingga 18.39 WIB dan memunculkan dentuman yang terdengar di sekitar wilayah Kuningan dan Kabupaten Cirebon. Para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional mengonfirmasi bahwa bola api tersebut memang merupakan meteor dengan bukti dari data BMKG dan rekaman CCTV lokal.
Meteor adalah istilah untuk meteoroid yang memasuki atmosfer Bumi dan terbakar sehingga menghasilkan cahaya terang yang sering disebut 'bintang jatuh' atau bola api. Meteoroid sendiri adalah batu atau logam kecil dari luar angkasa yang melayang di antariksa sebelum memasuki atmosfer. Jika meteoroid tidak habis terbakar dan mencapai permukaan Bumi, maka batu tersebut disebut meteorit.
Ilmuwan menjelaskan bahwa sebagian besar meteoroid yang masuk ke atmosfer Bumi hancur karena tekanan suhu yang sangat tinggi, hanya sekitar 5 persen dari volume asal yang mampu mencapai permukaan Bumi. Meteorit yang ditemukan di Bumi bisa berukuran mulai dari kerikil kecil hingga sebesar kepalan tangan manusia. Meteor ini sendiri berasal dari berbagai sumber seperti komet, asteroid, bahkan planet lain dalam tata surya.
Selain meteor, ada juga fenomena hujan meteor yang terjadi ketika Bumi melewati reruntuhan bekas komet atau asteroid. Hujan meteor ini bisa diprediksi dengan akurat dan diberi nama sesuai dengan konstelasi bintang terdekat. Contohnya adalah hujan meteor Perseid yang terjadi setiap 12 Agustus, berasal dari komet Swift-Tuttle yang materialnya terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.
Peristiwa meteor di Cirebon ini menjadi peluang untuk meningkatkan pengawasan dan edukasi tentang benda langit di Indonesia. Memahami perbedaan antara meteoroid, meteor, dan meteorit membantu masyarakat mengetahui fenomena alam yang terjadi sekaligus menyiapkan diri menghadapi potensi bahaya dari benda luar angkasa. Edukasi lebih lanjut juga penting agar fenomena ini tidak menimbulkan kepanikan.
Analisis Ahli
Thomas Djamaluddin
Analisis meteor ini berdasarkan data BMKG dan rekaman visual, menunjukkan bahwa peristiwa ini adalah kesempatan bagus untuk mengedukasi masyarakat mengenai berbagai jenis benda langit dan fenomena astronomi terkait.