Elon Musk Borong Ribuan Cybertruck Lewat SpaceX, Strategi Selamatkan Tesla
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
24 Des 2025
33 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Elon Musk mengambil langkah kontroversial dengan membeli Cybertruck untuk mendukung kinerja Tesla.
Penjualan Cybertruck jauh di bawah harapan, menunjukkan tantangan yang dihadapi Tesla.
Penghapusan insentif pajak kendaraan listrik berdampak negatif pada penjualan Tesla di AS.
Tesla menghadapi masalah serius dengan penurunan penjualan Cybertruck setelah pemerintah Amerika Serikat menghapus insentif pajak untuk kendaraan listrik. Hal ini membuat penjualan Tesla kuartal IV/2025 diperkirakan gagal mencapai target yang sudah ditetapkan.
Elon Musk mengambil langkah khusus untuk menunjang kinerja Tesla dengan memborong lebih dari 1.000 unit Cybertruck melalui perusahaannya yang lain, SpaceX, dan berencana menambah pesanan lagi sebanyak 1.000 unit. Langkah ini dilakukan untuk menjaga citra dan performa Tesla.
Penjualan Cybertruck menurun drastis, bahkan hanya laku 5.385 unit di Amerika Serikat pada kuartal III/2025, turun 62% dibandingkan tahun sebelumnya. Tesla juga menghadapi kendala teknis yang memaksa perusahaan melakukan recall produk sebanyak delapan kali.
Masalah lain adalah sikap kontroversial Elon Musk yang berpengaruh negatif terhadap penjualan Tesla, terlebih saat mencoba meluncurkan versi murah Model Y yang tidak cukup berhasil. Meski begitu, harga saham Tesla masih terus naik dan perusahaan memiliki kapitalisasi pasar sebesar 1,5 triliun dolar AS.
Secara keseluruhan, Tesla dan Elon Musk perlu menangani berbagai isu seperti kualitas produk, citra publik, dan penyesuaian strategi agar dapat bersaing kembali di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif.
Analisis Ahli
Analyst Otomotif Terkenal
Pembelian besar oleh SpaceX menunjukkan bahwa Tesla dan Musk percaya pada potensi jangka panjang Cybertruck, tapi perbaikan kualitas dan teknologi baterai harus menjadi prioritas utama agar produk benar-benar kompetitif.

