Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AI Menghilangkan Jutaan Pekerjaan Tapi Juga Ciptakan Peluang Baru Di Inggris

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
23 Des 2025
1204 dibaca
2 menit
AI Menghilangkan Jutaan Pekerjaan Tapi Juga Ciptakan Peluang Baru Di Inggris

TLDR

Kecerdasan buatan diperkirakan akan mengubah pasar tenaga kerja dengan menghilangkan dan menciptakan jenis pekerjaan baru.
Sektor dengan pekerjaan berisiko tinggi termasuk perdagangan dan administrasi, sementara beberapa profesi tetap aman dari pengaruh AI.
Perubahan dalam ekonomi dan faktor eksternal lainnya juga berkontribusi pada pengurangan tenaga kerja akibat adopsi teknologi baru.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) berlangsung sangat cepat dan mempengaruhi berbagai sektor pekerjaan. AI dianggap sebagai teknologi disruptif yang mampu menggantikan pekerjaan manusia, terutama yang bersifat administratif, perdagangan, dan pengoperasian mesin. Hal ini memicu kekhawatiran soal hilangnya banyak lapangan kerja di masa depan.Menurut laporan National Foundation for Educational Research, sekitar 3 juta pekerjaan di Inggris berisiko hilang pada tahun 2035 akibat automatisasi oleh AI. Meski demikian, laporan tersebut juga memprediksi akan ada tambahan 2,3 juta lapangan kerja baru, tetapi tidak semua orang dapat merasakan manfaatnya secara merata karena perbedaan keterampilan.Para pekerja dengan keterampilan rendah akan menghadapi kesulitan kembali masuk ke pasar tenaga kerja karena hambatan peningkatan keterampilan. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk ekonomi yang lesu dan biaya asuransi yang tinggi, membuat pengusaha enggan mengambil risiko dalam merekrut tenaga kerja baru.Selain itu, beberapa penelitian lain, seperti dari King's College, menunjukkan bahwa sekitar 9,4% pekerjaan dengan gaji tinggi juga berpotensi hilang pada periode 2021 hingga 2025, khususnya setelah kemunculan ChatGPT. Pemerintah Inggris mengidentifikasi profesi seperti konsultan manajemen dan psikolog rentan terdampak, sementara pekerjaan fisik seperti atlet dan tukang batu cenderung aman.Laporan Forum Ekonomi Dunia (WEF) memprediksi dalam periode 2023 hingga 2027, 83 juta pekerjaan akan hilang dan berubah akibat teknologi. Industri media, hiburan, dan olahraga diprediksi menjadi sektor yang paling banyak mengalami perubahan dengan sekitar 23% pekerjaannya akan punah atau berubah. Ini menunjukkan bahwa transformasi pasar kerja harus diikuti dengan adaptasi tenaga kerja untuk menghadapi perubahan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.