Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

15 Profesi Yang Bakal Berkembang Dan Punah Akibat Kemajuan Teknologi Hingga 2030

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
11 Des 2025
1099 dibaca
2 menit
15 Profesi Yang Bakal Berkembang Dan Punah Akibat Kemajuan Teknologi Hingga 2030

TLDR

Perkembangan teknologi, khususnya AI dan machine learning, akan mengubah lanskap pekerjaan.
Ada profesi baru yang akan muncul sementara beberapa profesi tradisional diprediksi akan menurun.
Perluasan akses digital dan otomatisasi akan menjadi tren utama yang mempengaruhi dunia kerja hingga 2030.
Perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan dan digitalisasi, mulai mengubah dunia kerja secara drastis. Forum Ekonomi Dunia merilis laporan yang menyoroti bagaimana tren ini akan mempengaruhi permintaan keterampilan dan pekerjaan masa depan hingga tahun 2030. Laporan ini mengumpulkan data dari ratusan pemberi kerja global sebagai gambaran menyeluruh.Digitalisasi diperkirakan akan menjadi pendorong utama perubahan bisnis dan pekerjaan dengan 60% penyedia lapangan kerja menyatakan hal tersebut. Teknologi AI, robotika, dan energi terbarukan menjadi faktor utama percepatan transformasi ini. Di sisi lain, beberapa pekerjaan yang sebelumnya banyak dibutuhkan kini menjadi berkurang karena otomatisasi dan perubahan pola kerja.Laporan mengidentifikasi 15 profesi yang permintaannya paling tinggi di masa depan, termasuk spesialis big data, pengembang perangkat lunak, insinyur di bidang fintech dan energi terbarukan, serta spesialis keamanan informasi dan kendaraan otonom. Pekerjaan-pekerjaan ini sangat berkaitan dengan teknologi baru dan kebutuhan akan inovasi di berbagai sektor.Sementara itu, beberapa pekerjaan tradisional diprediksi akan perlahan punah, terutama yang bersifat administratif dan manual, misalnya kasir, asisten administrasi, petugas entri data, dan petugas pos. Ini menandakan pergeseran kebutuhan pasar tenaga kerja ke arah pekerjaan yang lebih bersifat teknis dan analisis.Perubahan ini menuntut para pekerja dan calon tenaga kerja untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka agar mampu beradaptasi. Pendidikan dan pelatihan ulang akan menjadi kunci agar tenaga kerja dapat memenuhi kebutuhan pekerjaan masa depan yang semakin berbasis teknologi dan berorientasi pada solusi berkelanjutan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.