Kilatan Tumbukan Meteoroid di Bulan Terekam Langsung di Irlandia Utara
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
22 Des 2025
162 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Kilatan cahaya di Bulan akibat tumbukan meteoroid adalah fenomena langka yang berhasil diamati secara langsung.
Hujan meteor Geminid dapat menyebabkan tumbukan di Bulan, yang tidak memiliki atmosfer untuk melindungi dari objek luar angkasa.
Observasi oleh Armagh Observatory membawa pemahaman baru tentang dampak meteoroid terhadap permukaan Bulan.
Pada tanggal 12 Desember 2025, para astronom di Armagh Observatory and Planetarium di Irlandia Utara berhasil mengamati kilatan cahaya terang di permukaan Bulan yang terjadi akibat tumbukan meteoroid berkecepatan tinggi. Fenomena ini diamati langsung oleh mahasiswa doktoral Andrew Marshall-Lee menggunakan teleskop robotik milik observatorium tersebut.
Meteoroid yang menumbuk permukaan Bulan diperkirakan memiliki ukuran sangat kecil, sekitar 3 sampai 5 sentimeter saja, seukuran bola golf. Meskipun berukuran kecil, meteoroid tersebut memiliki kecepatan yang sangat tinggi, mencapai 35 kilometer per detik sehingga menghasilkan energi kinetik besar yang menyebabkan kilatan cahaya singkat saat menghantam Bulan.
Lokasi tumbukan diperkirakan berada sekitar dua derajat di timur laut kawah Langrenus, namun masih dibutuhkan pengamatan lebih lanjut untuk memastikan titik tumbukan yang tepat. Peristiwa ini sangat langka karena durasinya hanya sepersekian detik dan area pengamatan Bulan yang luas, sehingga sangat sulit untuk menangkap kilatan tersebut secara langsung.
Para peneliti menduga kuat kilatan ini terkait dengan hujan meteor Geminid yang sedang aktif pada tanggal 4 hingga 20 Desember 2025, yang berasal dari serpihan asteroid unik bernama 3200 Phaethon. Fragmen-fragmen hujan meteor ini biasanya terbakar di atmosfer Bumi, tapi ada yang melewati Bumi dan justru menabrak permukaan Bulan yang tidak memiliki atmosfer pelindung.
Karena hujan meteor Geminid masih berlangsung beberapa hari ke depan, kemungkinan besar akan ada tumbukan meteoroid lain yang menyebabkan kilatan serupa di permukaan Bulan. Temuan ini memberikan kesempatan langka untuk mengobservasi interaksi benda kecil luar angkasa dengan satelit alami kita secara langsung.
Analisis Ahli
Andrew Leonard (Astronom)
Kilatan cahaya akibat tumbukan meteoroid ini membantu kita memahami frekuensi dan dampak benda luar angkasa kecil pada satelit alami Bumi, yang berpotensi mempengaruhi misi eksplorasi Bulan di masa depan.

