
Courtesy of SCMP
China Siap Jual 270.000 Mobil Semi-Otonom Tahun 2026, Pasar Otomotif Bergairah
Memberikan informasi tentang potensi dan proyeksi penjualan mobil semi-otonom L3 di China tahun 2026 serta dampaknya terhadap pasar otomotif dan kendaraan listrik global.
22 Des 2025, 06.30 WIB
137 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penjualan kendaraan semi-otonom di China diperkirakan mencapai 270.000 unit pada tahun depan.
- Daiwa Securities memperkirakan penetrasi kendaraan L3 akan mencapai 1 persen pada tahun 2026.
- Investasi besar oleh pabrikan China dalam teknologi L3 menunjukkan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi dari yang diperkirakan.
Shanghai , China - Pemerintah China mulai memberikan izin bagi produsen mobil untuk memproduksi dan menjual kendaraan semi-otonom level 3 pada tahun 2026. Teknologi ini memungkinkan pengemudi untuk melepaskan kendali tangan mereka dalam kondisi tertentu. Langkah ini menjadi bagian dari dorongan luas untuk mengadopsi teknologi canggih di industri otomotif negara tersebut.
Menurut Daiwa Securities, diperkirakan sekitar 270.000 mobil dengan kemampuan semi-otonom akan terjual di China di tahun 2026. Angka ini diperkirakan mencapai 1 persen dari total penjualan mobil baru di pasar terbesar dunia ini. Ini adalah tanda bahwa teknologi otonom mulai diterima secara luas oleh konsumen.
Analis independen Gao Shen memperkirakan jumlah kendaraan semi-otonom yang diproduksi bisa mencapai angka jauh lebih tinggi, yakni sekitar 1 juta unit, terutama yang berbasis kendaraan listrik. Ini menunjukkan bahwa produsen mobil China sangat serius dalam menghadirkan teknologi ini ke pasar dalam waktu dekat.
Ekspansi penggunaan teknologi bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS) seperti ini diprediksi mendorong pengembangan pasar otomotif dan kendaraan listrik di China, yang selama ini mengalami penurunan permintaan. Mobil semi-otonom L3 diharapkan menjadi solusi inovatif yang dapat membangkitkan kembali minat pembeli.
Secara keseluruhan, adopsi teknologi semi-otonom di China menandai fase baru dalam evolusi kendaraan listrik dan mobil pintar. Hal ini tidak hanya penting bagi pasar dalam negeri, tetapi juga akan memengaruhi industri otomotif global ke depan, terutama dalam teknologi kendaraan otonom.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3337224/chinas-approval-l3-self-driving-cars-stimulate-slowing-mainland-market?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3337224/chinas-approval-l3-self-driving-cars-stimulate-slowing-mainland-market?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Gao Shen
"Jumlah produksi mobil L3 bisa jauh lebih besar dari estimasi konservatif karena investasi besar dari produsen lokal dan kesiapan mereka meluncurkan kendaraan yang lebih aman dan canggih."
Analisis Kami
"China dengan sumber daya dan pasar besarnya jelas menjadi pionir dalam teknologi mobil semi-otonom, dan proyeksi penjualan yang besar akan memaksa produsen global mengikuti tren ini. Namun, regulasi dan keamanan jalan harus terus diperketat agar teknologi ini tidak menimbulkan risiko baru di jalan raya."
Prediksi Kami
Pasar mobil semi-otonom di China akan tumbuh pesat, dengan lebih banyak produsen meluncurkan kendaraan L3 dan mempercepat adopsi teknologi otonom di kendaraan listrik.
Pertanyaan Terkait
Q
Berapa banyak kendaraan semi-otonom yang diperkirakan akan dijual di China tahun depan?A
Sekitar 270.000 kendaraan semi-otonom diperkirakan akan dijual di China tahun depan.Q
Apa yang diizinkan oleh Beijing terkait dengan kendaraan semi-otonom?A
Beijing mengizinkan pabrikan mobil untuk membangun kendaraan semi-otonom.Q
Apa proyeksi penetrasi kendaraan L3 di China pada tahun 2026?A
Proyeksi penetrasi kendaraan L3 di China diharapkan mencapai 1 persen pada tahun 2026.Q
Siapa yang memberikan analisis tentang pasar kendaraan semi-otonom di artikel ini?A
Analisis tentang pasar kendaraan semi-otonom di artikel ini diberikan oleh Daiwa Securities dan Gao Shen.Q
Mengapa Gao Shen berpendapat bahwa estimasi Daiwa terlalu rendah?A
Gao Shen berpendapat bahwa estimasi Daiwa terlalu rendah karena banyak pabrikan mobil yang berinvestasi besar-besaran dalam kemampuan L3.



