Hesai Group Gandakan Produksi Sensor Lidar Tanggapi Permintaan Mobil Pintar
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
24 Apr 2025
132 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Hesai Group berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi lidar secara signifikan.
Permintaan untuk sensor lidar meningkat seiring dengan perkembangan teknologi kendaraan listrik.
Regulasi yang lebih ketat di Beijing dapat mempengaruhi industri kendaraan dan teknologi bantuan pengemudi.
Hesai Group, produsen terbesar sensor lidar di dunia, berencana untuk meningkatkan kapasitas produksinya empat kali lipat tahun ini. Perusahaan yang berbasis di Shanghai ini akan meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 2 juta unit pada tahun 2025 dari sekitar 502.000 unit tahun lalu.
Menurut pendiri dan CEO David Li Yifan, mereka dapat menjamin ekspansi kapasitas hingga 2 juta unit dalam beberapa bulan. Permintaan yang meningkat untuk sensor lidar mereka digunakan dalam sistem bantuan pengemudi di mobil, dengan klien termasuk Li Auto dan Geely.
Rencana ekspansi ini muncul setelah Beijing memperketat pengawasan terhadap sistem bantuan pengemudi setelah kecelakaan fatal yang melibatkan EV Xiaomi. Hesai Group mengharapkan untuk mengirimkan hingga 1,5 juta sensor lidar kepada kliennya tahun ini.
Analisis Ahli
Michael Ramsey (Analis Otomotif)
Peningkatan kapasitas produksi sensor lidar ini penting untuk memenuhi permintaan pasar yang melonjak, tetapi keberhasilan Hesai juga akan tergantung pada kemampuannya menjaga standar keselamatan dan kualitas di tengah pengawasan pemerintah yang ketat.
