Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Antisipasi Lonjakan Telekomunikasi Natal 2025, Operator Siapkan Jaringan Kuat

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
19 Des 2025
197 dibaca
1 menit
Antisipasi Lonjakan Telekomunikasi Natal 2025, Operator Siapkan Jaringan Kuat

Rangkuman 15 Detik

Peningkatan traffic telekomunikasi diperkirakan mencapai 30% selama Natal dan Tahun Baru.
Operator telekomunikasi perlu meningkatkan kapasitas dan ketahanan energi untuk menghadapi lonjakan traffic.
Koordinasi antara kementerian dan operator telekomunikasi penting untuk memastikan kualitas layanan tetap optimal.
Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, diperkirakan terjadi kenaikan lalu lintas telekomunikasi hingga 30 persen. Hal ini mendorong pemerintah dan operator telekomunikasi mempersiapkan jaringan agar tetap lancar saat lonjakan trafik terjadi. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan pentingnya peningkatan kekuatan jaringan serta ketahanan energi seperti backup genset dan baterai, terutama di daerah yang rawan cuaca buruk sesuai prediksi BMKG. Operator seluler berinisiatif menyediakan mobile BTS di jalur tol dan titik strategis serta menyiapkan berbagai paket promo untuk melayani masyarakat yang aktif menggunakan layanan telekomunikasi selama libur Nataru. Kementerian Komunikasi dan Digital membentuk satuan tugas di 255 titik yang tersebar di tempat-tempat ramai seperti bandara, pelabuhan, dan destinasi wisata untuk memonitor kualitas layanan. Hal ini bertujuan menjaga kelancaran layanan dan spektrum frekuensi selama masa liburan. Telkomsel sebagai salah satu operator utama telah memperbesar kapasitas jaringannya dan menyiapkan lebih dari 427 titik penting untuk memastikan layanan tetap optimal saat terjadi lonjakan trafik telekomunikasi pada periode Natal dan Tahun Baru.

Analisis Ahli

Wayan Toni Supriyanto
Optimalisasi titik keramaian dan mobile BTS akan sangat membantu menjaga kualitas layanan selama masa lonjakan trafik Nataru.
Meutya Hafid
Penekanan pada ketahanan energi sebagai mitigasi cuaca ekstrim adalah kunci utama agar layanan telekomunikasi tidak terganggu.