Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Telkom Pisahkan Aset Fiber Ke Infranexia Untuk Perkuat Daya Saing Digital

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
News Publisher
18 Des 2025
1348 dibaca
2 menit
Telkom Pisahkan Aset Fiber Ke Infranexia Untuk Perkuat Daya Saing Digital

TLDR

Telkom Group memisahkan aset fiber untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.
Pemisahan aset ini telah disetujui oleh pemegang saham dengan persetujuan 99%.
Infranexia diharapkan dapat mengonsolidasikan bisnis konektivitas fiber secara lebih optimal.
Telkom Group akan memisahkan aset fiber optic mereka ke anak perusahaan baru bernama PT Telkom Infrastruktur Indonesia atau Infranexia, mulai 1 Januari 2026. Ini merupakan bagian dari strategi agar Telkom dapat lebih fokus dan kompetitif dalam mengelola aset digitalnya.Dalam tahap pertama, sekitar 50% aset fiber dengan nilai buku sekitar Rp 35 triliun akan dipindahkan ke Infranexia, dan secara bertahap hingga total mencapai Rp 90 triliun. Pemegang saham juga sudah menyetujui pemisahan aset ini dengan persentase persetujuan yang sangat tinggi.Valuasi perusahaan baru ini diperkirakan mencapai antara Rp 100 triliun hingga Rp 150 triliun, dengan perhitungan menggunakan multiplier 10x dari EBITDA dan mempertimbangkan utang yang ada. Ini menunjukkan potensi bisnis infrastruktur digital yang sangat besar.Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menjelaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi Telkom 30 tahun 2030 untuk memperkuat kekuatan fundamental perusahaan dan mengoptimalkan aset strategis seperti fiber optic. Hal ini akan mendukung layanan wholesale dan percepatan digitalisasi nasional.Dengan pemisahan ini, Telkom berharap dapat meningkatkan efisiensi operasional, transparansi bisnis wholesale, serta memaksimalkan peran sebagai ekosistem digital nasional yang inklusif dan kompetitif, sehingga mendukung transformasi digital Indonesia secara luas.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.