Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Bangun Kabel Bawah Laut di Papua Nugini, Perkuat Digitalisasi dan Keamanan

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
13 Des 2025
253 dibaca
2 menit
Google Bangun Kabel Bawah Laut di Papua Nugini, Perkuat Digitalisasi dan Keamanan

AI summary

Pembangunan kabel bawah laut di Papua Nugini akan meningkatkan konektivitas internet dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Australia berperan penting dalam mendanai proyek ini melalui Pukpuk Treaty.
Keberadaan proyek ini mencerminkan upaya Australia dan AS untuk mengimbangi pengaruh China di kawasan Pasifik.
Papua Nugini, negara kepulauan terbesar di Pasifik yang kaya sumber daya namun kurang berkembang, akan mendapat peningkatan infrastruktur digital yang signifikan. Google akan membangun tiga kabel bawah laut yang menghubungkan bagian utara dan selatan Papua Nugini serta wilayah otonom Bougainville. Proyek ini didanai oleh Australia melalui Perjanjian Pertahanan Pukpuk dengan biaya sebesar 120 juta dolar AS.Pembangunan kabel ini diharapkan akan menurunkan harga layanan internet bagi masyarakat Papua Nugini, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar dan meningkatkan akses pendidikan melalui koneksi yang lebih baik. Papua Nugini juga menjadi fokus strategis terkait perlombaan pengaruh antara Australia, Amerika Serikat, dan China di kawasan Pasifik.Sebelumnya, Papua Nugini membangun kabel bawah laut domestik yang dibangun oleh perusahaan China, Huawei, dengan pendanaan dari EXIM bank China pada tahun 2018. Namun, pembangunan infrastruktur baru ini oleh Google dan Australia menandai upaya untuk mengurangi ketergantungan pada jaringan buatan China demi keamanan dan kedaulatan digital.Selain itu, USA dan Australia telah memperkuat kerja sama militer dengan Papua Nugini melalui perjanjian pertahanan dan berbagai proyek infrastruktur lain seperti kabel Coral Sea yang menghubungkan Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Australia. Kabel-kabel ini membentuk tulang punggung konektivitas internet di kawasan Pasifik yang semakin penting.Rencana jangka panjang mencakup pembangunan pusat data di lokasi strategis seperti Christmas Island dan ekspansi jaringan kabel ke arah Afrika dan Asia oleh Google. Langkah ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat infrastruktur digital Indo-Pasifik yang aman dan tahan terhadap pengaruh geopolitik yang terus berubah.

Experts Analysis

Dr. Michael Green (Ahli Keamanan Siber dan Hubungan Internasional)
Inisiatif ini menandai langkah strategis penting di kawasan Pasifik, memperkuat kedaulatan digital Papua Nugini sekaligus membangun jaringan yang lebih tahan terhadap tekanan eksternal, khususnya dari China.
Prof. Anna Smith (Pakarn Teknologi Informasi dan Infrastruktur Digital)
Keberadaan kabel bawah laut ini akan menurunkan biaya internet signifikan dan mempercepat penetrasi internet di Papua Nugini, membuka kesempatan luas untuk pendidikan dan bisnis digital.
Editorial Note
Investasi kabel bawah laut oleh Google dan didukung Australia ini bukan sekadar soal teknologi, tapi juga pertarungan geopolitik yang penting. Papua Nugini harus memanfaatkan momen ini untuk jadi pusat digital yang mandiri agar tak bergantung pada infrastruktur dari pihak yang memiliki agenda berbeda.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.