
Courtesy of TheJakartaPost
UEA Bangun Kota AI Raksasa untuk Masa Depan Bebas Minyak dan Teknologi Mandiri
Membangun ekosistem AI yang besar dan mandiri di UEA untuk menggantikan ketergantungan ekonomi pada minyak dan menjadi pemain utama dunia dalam teknologi kecerdasan buatan yang mendukung transformasi ekonomi dan sosial.
10 Des 2025, 11.16 WIB
159 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- UAE berinvestasi besar dalam pengembangan AI untuk mengurangi ketergantungan pada minyak.
- Kampus AI yang sedang dibangun akan menjadi salah satu pusat data terbesar di luar AS.
- UAE berusaha untuk menjadi pemimpin dalam teknologi AI dengan menarik investasi dan talenta internasional.
Abu Dhabi, Uni Emirat Arab - Uni Emirat Arab sedang membangun sebuah kampus AI besar di gurun Abu Dhabi yang luasnya mencapai seperempat kota Paris. Kampus ini akan menjadi pusat data dengan kapasitas listrik lima gigawatt, menjadikannya salah satu yang terbesar di dunia di luar Amerika Serikat, dan bisa melayani hingga empat milyar orang di radius 3.200 kilometer.
Negara yang dikenal kaya minyak ini ingin menggunakan teknologi AI sebagai pengganti mesin ekonomi masa depan. Sejumlah perusahaan teknologi besar dunia, seperti OpenAI, Oracle, Cisco, Nvidia, dan Microsoft, ikut terlibat dalam proyek ini. Investasi dari Microsoft saja tercatat lebih dari 15 miliar dolar AS hingga tahun 2029.
Sejak 2017, UEA memimpin dunia dengan menunjuk menteri AI pertama dan memperkenalkan strategi nasional AI. Mereka mendirikan universitas AI pertama di dunia, Mohamed bin Zayed University of AI, dan memasukkan AI sebagai mata pelajaran inti sejak TK. Universitas dan institut riset lokal juga telah mengembangkan model generatif AI yang kompetitif.
UEA berfokus mengurangi ketergantungan impor melalui program lokal dan riset kolaborasi dengan perusahaan besar seperti Nvidia. Sumber daya listrik mereka yang melimpah dan kestabilan politik memungkinkan pembangunan infrastruktur data yang masif, menjadi keunggulan kompetitif di kawasan Timur Tengah.
Meskipun UEA tertinggal di belakang AS dan China dalam persaingan AI, modal besar dan kebijakan strategis membuat mereka berpotensi menjadi pusat AI global. Namun, kesuksesan besar masih belum pasti karena persaingan sangat ketat dan teknologi AI terus berubah dengan cepat.
Referensi:
[1] https://www.thejakartapost.com/business/2025/12/10/oil-rich-uae-turns-to-ai-to-grease-economy.html
[1] https://www.thejakartapost.com/business/2025/12/10/oil-rich-uae-turns-to-ai-to-grease-economy.html
Analisis Ahli
Jean-Francois Gagne
"UEA berusaha menghindari ketergantungan pada satu negara dengan tetap menjaga hubungan dengan AS dan China, namun strategi ini masih belum pasti menghasilkan pemenang yang jelas dalam persaingan AI global."
Analisis Kami
"Dukungan finansial besar dan strategi inklusif membuat UEA sangat berpotensi menjadi pusat AI yang berpengaruh. Namun, untuk benar-benar kompetitif, mereka harus terus mengembangkan talenta lokal dan mengatasi ketergantungan teknologi asing secara lebih serius."
Prediksi Kami
UEA akan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi AI di Timur Tengah dan global, namun akan menghadapi tantangan persaingan ketat dari Amerika Serikat dan China dalam penguasaan teknologi dan talenta AI di tahun-tahun mendatang.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan utama UAE dalam mengembangkan kampus AI di gurun Abu Dhabi?A
Tujuan utama UAE dalam mengembangkan kampus AI adalah untuk mengurangi ketergantungan pada minyak dan menjadi negara yang berfokus pada teknologi AI.Q
Siapa yang mengoperasikan kluster Stargate UAE?A
Kluster Stargate UAE dioperasikan oleh OpenAI dan didukung oleh perusahaan teknologi besar lainnya seperti Oracle, Cisco, dan Nvidia.Q
Apa yang telah dilakukan UAE sejak tahun 2017 terkait AI?A
Sejak tahun 2017, UAE telah mengangkat menteri AI pertama di dunia dan mengembangkan strategi nasional untuk AI.Q
Mengapa UAE memiliki keunggulan dalam pengembangan AI dibandingkan dengan negara lain?A
UAE memiliki keunggulan dalam pengembangan AI karena dukungan finansial yang besar, sumber daya energi, dan kemampuan untuk menarik talenta internasional.Q
Apa tantangan yang dihadapi UAE dalam sektor AI meskipun telah melakukan investasi besar?A
Tantangan yang dihadapi UAE dalam sektor AI termasuk ketidakpastian dalam strategi yang tepat dan persaingan dengan negara-negara seperti AS dan China.


