Trump Izinkan Ekspor Chip AI Canggih ke China, Nvidia Raih Kemenangan Besar
Courtesy of CNBCIndonesia

Trump Izinkan Ekspor Chip AI Canggih ke China, Nvidia Raih Kemenangan Besar

Artikel ini menjelaskan keputusan kontroversial Donald Trump membuka kembali ekspor chip AI canggih Nvidia ke China, alasan di balik keputusan itu, serta dampaknya bagi pertarungan teknologi dan geopolitik AS-China.

16 Des 2025, 15.40 WIB
165 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Keputusan Donald Trump untuk mencabut larangan ekspor chip H200 ke China menunjukkan perubahan signifikan dalam kebijakan perdagangan AS.
  • Jensen Huang dari Nvidia berhasil mempengaruhi kebijakan pemerintah AS dengan lobi yang intens dan investasi besar di dalam negeri.
  • Kontroversi ini mencerminkan ketegangan geopolitik antara AS dan China, terutama dalam sektor teknologi tinggi.
Jakarta, Amerika Serikat - Pada akhir November 2025, Presiden AS Donald Trump membuat keputusan penting terkait ekspor chip AI canggih ke China. Trump mencabut larangan ekspor chip H200 buatan Nvidia yang sebelumnya dilarang keras. Meski begitu, pemerintah AS menetapkan pungutan biaya 25% untuk setiap penjualan chip tersebut ke China.
Chip H200 adalah chip AI Nvidia yang termasuk paling canggih kedua setelah chip Blackwell. Sebelumnya Trump hanya mengizinkan China membeli chip H20 yang kapasitasnya jauh di bawah H200, bahkan pernah melarang ekspornya. Keputusan baru ini memicu kontroversi di kalangan pejabat AS, terutama anggota Kongres yang khawatir soal keamanan nasional.
Jensen Huang, CEO Nvidia, menjadi tokoh sentral dalam perubahan kebijakan ini. Melalui negosiasi intens dan hubungan dekat dengan Trump, Huang berhasil meyakinkan pemerintah AS agar membuka akses leluasa chip AI ke China. Nvidia juga berjanji untuk meningkatkan investasi di manufaktur AS, sesuai keinginan Trump.
Huang aktif membangun hubungan politik dan ikut dalam berbagai acara penting, termasuk kunjungan internasional Trump dan konferensi AI di Gedung Putih. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pembatasan ekspor justru memotivasi China untuk mempercepat pengembangan chip AI domestik mereka.
Keputusan Trump membuka akses chip canggih Nvidia berpotensi memberikan keunggulan teknologi AI militer buat China, sehingga memicu kekhawatiran keamanan nasional. Namun bagi Nvidia dan sisi ekonomi AS, ini merupakan kesempatan besar untuk memperbesar pasar dan mempertahankan dominasi teknologi global.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251216132416-37-694655/terungkap-alasan-sebenarnya-trump-tiba-tiba-menyerah-ke-china

Analisis Ahli

Dr. Andry Kurniawan (Ahli Teknologi dan Kebijakan)
"Langkah Trump membuka akses chip H200 memang kontroversial, tapi ini cerminan dari pendekatan pragmatis terhadap teknologi yang juga harus mempertimbangkan dampak ekonomi. Lobi kuat Nvidia menunjukkan betapa pentingnya hubungan bisnis dalam pengambilan kebijakan geopolitik."
Prof. Siti Hasanah (Pengamat Keamanan Siber dan AI)
"Membuka pintu ekspor chip AI ke China berpotensi mempercepat pengembangan AI militer China yang bisa menggeser keseimbangan kekuatan global. AS harus berhati-hati, meskipun ada keuntungan ekonomi jangka pendek."

Analisis Kami

"Keputusan Trump membuka akses chip AI canggih ke China sebenarnya mencerminkan ketegangan antara keamanan nasional dan kepentingan bisnis. Peran Jensen Huang sangat strategis, karena dia tidak hanya mempengaruhi kebijakan perdagangan teknologi tapi juga memperkuat dominasi Nvidia secara global."

Prediksi Kami

Ke depan, China akan semakin memperkuat kemampuan teknologi AI militernya dengan chip canggih Nvidia, sementara ketegangan dalam perlombaan teknologi antara AS dan China tetap meningkat.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa keputusan besar yang diambil Donald Trump pada akhir November 2025?
A
Donald Trump mencabut larangan ekspor chip AI H200 ke China.
Q
Apa syarat yang ditetapkan pemerintah AS untuk ekspor chip H200 ke China?
A
Syaratnya adalah pemerintah AS akan menarik pungutan biaya 25% untuk setiap penjualan chip tersebut.
Q
Siapa yang menjadi pihak paling diuntungkan dari keputusan baru Trump terkait chip AI?
A
CEO Nvidia, Jensen Huang, menjadi pihak yang paling diuntungkan dari keputusan tersebut.
Q
Mengapa keputusan Trump membuka akses ekspor chip H200 memicu kontroversi?
A
Keputusan ini dianggap dapat membahayakan keamanan nasional dan memperkuat militer China.
Q
Apa peran Jensen Huang dalam mempengaruhi keputusan pemerintah AS?
A
Jensen Huang berperan penting dalam negosiasi yang meyakinkan Trump untuk membuka akses ekspor chip.