Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pemerataan Internet di Indonesia: Jalan Menuju Koneksi Merata dan Masa Depan Digital

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
16 Des 2025
231 dibaca
2 menit
Pemerataan Internet di Indonesia: Jalan Menuju Koneksi Merata dan Masa Depan Digital

AI summary

Akses internet di Indonesia masih belum merata, terutama di daerah terpencil.
Proyek Palapa Ring dan upaya BAKTI sangat penting untuk meningkatkan infrastruktur telekomunikasi.
Penetrasi internet di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, terutama di wilayah pedesaan.
Indonesia adalah negara kepulauan yang membutuhkan internet untuk menghubungkan pulau-pulau dan menyatukan masyarakat. Namun, akses internet di Indonesia belum merata, dengan fokus utama di Jawa dan kota besar seperti Jakarta, Bandung, serta Surabaya. Wilayah lain seperti Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi menghadapi kendala biaya dan keterbatasan jaringan.Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini, termasuk pembangunan Proyek Palapa Ring yang merupakan jaringan infrastruktur telekomunikasi besar yang didukung oleh satelit SATRIA-1 serta ribuan Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun oleh BAKTI di seluruh Indonesia.Hingga November 2025, BAKTI telah berhasil mendirikan lebih dari 7.000 BTS 4G di 172 kabupaten dan 33 provinsi, naik pesat dari sekitar 5.000 BTS pada Agustus 2024. Penggunaan internet masyarakat pun meningkat tajam, dari 17,14% pada 2014 menjadi 72,78% di 2024, khususnya di wilayah pedesaan.Meski menghadapi tantangan geografis dan biaya investasi yang tinggi, cakupan jaringan 4G telah mencapai 90%, sementara jaringan 5G telah menyentuh 26%. Total penetrasi internet nasional saat ini mencapai 80,66%, setara dengan hampir 230 juta pengguna di seluruh Indonesia.Dengan pembangunan infrastruktur yang terus berlanjut, diharapkan pemerataan akses internet di berbagai daerah Indonesia semakin baik, membawa dampak positif bagi pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat di seluruh nusantara, sehingga mendorong kemajuan yang lebih merata.

Experts Analysis

Prof. Rizal Satria (Telekomunikasi Universitas Indonesia)
Pembangunan infrastruktur seperti Palapa Ring dan BTS sangat krusial untuk mempercepat digitalisasi di Indonesia, namun tantangan geografis dan ekonomi tetap menjadi hambatan utama yang memerlukan solusi teknologi inovatif dan kebijakan subsidi yang tepat sasaran.
Editorial Note
Pemerintah telah menunjukkan komitmen kuat dalam mengatasi kesenjangan digital dengan berbagai proyek infrastruktur yang strategis. Namun, fokus lebih pada kualitas layanan dan biaya internet harus terus ditingkatkan agar manfaatnya dirasakan secara maksimal oleh semua lapisan masyarakat, tidak hanya dari segi akses saja.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.