Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Telkomsel dan AWS Dorong Talenta Disabilitas Kuasai Cloud dan AI di Bandung

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (4mo ago) artificial-intelligence (4mo ago)
15 Des 2025
216 dibaca
2 menit
Telkomsel dan AWS Dorong Talenta Disabilitas Kuasai Cloud dan AI di Bandung

Rangkuman 15 Detik

Kolaborasi antara Telkomsel dan AWS berfokus pada pemberdayaan siswa dengan disabilitas melalui pelatihan digital.
Program Terampil di Awan 2.0 menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk menjadi talenta di ekosistem digital.
Acara awarding ceremony menunjukkan apresiasi terhadap karya dan inovasi siswa dalam menggunakan teknologi.
Telkomsel dan Amazon Web Services (AWS) menyelesaikan program Terampil di Awan 2.0 yang memberikan pelatihan teknologi komputasi awan dan kecerdasan buatan generatif kepada siswa disabilitas dan guru di Sekolah Luar Biasa di Bandung. Tujuan utama program ini adalah memperkuat literasi digital inklusif di Indonesia agar semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam menguasai teknologi modern. Program yang berlangsung sejak Oktober 2025 ini melibatkan 295 siswa disabilitas dan 85 tenaga pendidik dari 33 sekolah di wilayah Bandung Raya. Seluruh peserta mendapatkan akses selama 12 bulan ke AWS Skill Builder, sebuah platform pembelajaran digital untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial Telkomsel, program ini mengangkat semangat 'Sambungkan Senyuman' yang ingin menghadirkan kebahagiaan dan masa depan yang cerah bagi generasi penerus Indonesia. Dalam acara puncak bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional, diadakan juga lomba karya kreatif menggunakan teknologi AI yang menampilkan 20 proyek terbaik dari peserta. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi mendukung penuh inisiatif ini karena program seperti ini membantu pengembangan talenta dan membuka peluang bagi siswa disabilitas untuk melanjutkan pendidikan dan berkarya di bidang digital. Para peserta mengaku sangat terbantu dan termotivasi oleh kesempatan belajar yang diberikan. Keberhasilan program fase kedua ini melanjutkan langkah positif fase pertama yang dilaksanakan di Jabodetabek, dengan total 750 talenta digital inklusif yang telah diberdayakan oleh Telkomsel dan AWS. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memperluas jangkauan pemberdayaan di daerah lain di Indonesia.

Analisis Ahli

Nugroho
Penguasaan kompetensi digital seperti Gen AI dan Cloud menjadi kunci masa depan, sehingga investasi pada pelatihan inklusif adalah investasi untuk masa depan bangsa.
Yashinta Bahana
Digitalisasi yang inklusif dan berkelanjutan penting untuk pemerataan kesempatan dan pengembangan talenta digital di Indonesia, tidak bisa dilakukan oleh satu entitas saja.