AI summary
Kekurangan dokter di AS semakin memburuk, terutama dalam menghadapi populasi yang menua. Struktur penggantian yang ada mendorong praktik dengan volume tinggi pasien sederhana, mengabaikan kebutuhan pasien kompleks. Reformasi sistemik dan pendekatan baru diperlukan untuk meningkatkan akses dan kualitas perawatan kesehatan. Jumlah dokter di Amerika Serikat menurun karena banyak dari mereka yang pensiun sementara jumlah pasien usia lanjut terus meningkat. Hal ini membuat waktu konsultasi dokter dengan pasien menjadi sangat singkat, hanya sekitar 13 menit per pertemuan. Kekurangan dokter ini menyebabkan tekanan besar pada sistem kesehatan agar tetap dapat melayani pasien dengan baik.Sistem kerja yang banyak dikelola oleh rumah sakit besar menghilangkan otonomi dokter dalam mengatur jadwal dan volume pasien. Administrasi pusat menetapkan template waktu untuk setiap pasien tanpa mempertimbangkan keragaman kompleksitas kasus yang dihadapi, sehingga jadwal menjadi kaku dan kadang tidak efisien.Struktur pembayaran dari Medicare, yang merupakan pembayar utama di AS, memberikan insentif agar dokter memprioritaskan jumlah pasien yang lebih banyak dengan kondisi medis yang lebih sederhana. Dokter mendapatkan tarif yang lebih tinggi berdasarkan jumlah kunjungan tingkat rendah dibandingkan perawatan kasus kompleks yang membutuhkan waktu lama.Misalnya, dokter dapat menangani tiga pasien tingkat kompleksitas rendah dalam waktu yang sama dengan satu pasien kasus bedah kompleks. Hal ini juga didukung oleh pembayaran rumah sakit yang jauh lebih besar dari prosedur sederhana yang dilakukan dengan cepat daripada dari prosedur sulit dan lama, sehingga organisasi kesehatan memilih lebih banyak prosedur berbiaya rendah agar untung lebih besar.Walaupun ada upaya legislatif untuk menambah jumlah dokter baru, seperti Resident Physician Shortage Reduction Act of 2025, reformasi besar dalam pelatihan dan sistem pembayaran masih diperlukan agar kualitas dan akses layanan kesehatan tidak terus menurun dan agar beban kerja dokter bisa diatasi secara berkelanjutan.
Sistem pembayaran yang berfokus pada volume pasien dengan kompleksitas rendah jelas merusak integritas dan kualitas perawatan medis, memaksa dokter mengorbankan waktu dan perhatian yang seharusnya mereka berikan. Tanpa reformasi menyeluruh dalam kebijakan kesehatan yang mengedepankan nilai dan hasil pasien, krisis ini akan memperparah burnout dan memperlebar kesenjangan akses kesehatan di masyarakat.