Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada Penipuan Wangiri Fraud: Modus Panggilan Telepon Tarif Mahal

Teknologi
Keamanan Siber
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
12 Des 2025
120 dibaca
1 menit
Waspada Penipuan Wangiri Fraud: Modus Panggilan Telepon Tarif Mahal

Rangkuman 15 Detik

Wangiri Fraud adalah penipuan yang mengandalkan panggilan missed call.
Para penipu menggunakan nomor tarif premium untuk merugikan korban.
Masyarakat perlu waspada dan tidak tergoda untuk menelepon kembali nomor yang mencurigakan.
Penipuan Wangiri Fraud adalah metode penipuan yang muncul sejak tahun 2000-an di Jepang dan sempat menjadi perhatian di Indonesia pada 2018. Pelaku akan melakukan panggilan telepon singkat secara otomatis ke banyak nomor dengan tujuan agar penerima menelepon kembali. Nomor telepon yang digunakan biasanya berasal dari luar negeri dan dibuat sedemikian rupa agar terlihat asli dan meyakinkan calon korban. Setelah korban menelpon balik, mereka tidak menyadari bahwa panggilan tersebut menggunakan tarif premium yang sangat mahal per menit. Ketika korban menelepon kembali, panggilan akan tersambung dalam waktu lama dan diputar rekaman suara atau musik agar korban tetap bertahan. Biaya yang dikenakan untuk panggilan ini akan dibagi antara penipu dengan operator yang menyediakan nomor tarif premium. Korban baru menyadari penipuan ini ketika pulsa atau saldo telepon sudah habis tanpa alasan yang jelas. Metode ini sangat merugikan dari sisi finansial karena biaya telepon yang ditagihkan sangat mahal. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk waspada dan tidak mudah tergiur untuk melakukan panggilan balik pada nomor asing yang mencurigakan. Edukasi tentang cara kerja Wangiri Fraud juga penting untuk mengurangi jumlah korban di masa depan.

Analisis Ahli

Ahmad Fauzi (pakar keamanan siber)
Penipuan Wangiri menunjukkan celah dalam sistem verifikasi nomor panggilan internasional yang harus segera diperbaiki agar tidak mudah digunakan untuk eksploitasi biaya premium.
Lisa Haryanti (analis telekomunikasi)
Perlu adanya standar baru untuk memblokir panggilan dan nomor asing yang memiliki potensi penipuan, serta edukasi publik yang kontinu agar korban dapat dikurangi.