Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada Modus Penipuan Telepon dari Nomor Luar Negeri yang Bikin Pulsa Tersedot

Teknologi
Keamanan Siber
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
02 Okt 2025
69 dibaca
1 menit
Waspada Modus Penipuan Telepon dari Nomor Luar Negeri yang Bikin Pulsa Tersedot

Rangkuman 15 Detik

Waspadai modus penipuan melalui missed call dari nomor internasional.
Penting untuk memeriksa nomor yang menghubungi sebelum menelepon kembali.
Menghubungi nomor yang tidak dikenal dapat mengakibatkan biaya tambahan pada pulsa.
Penipuan lewat telepon dengan metode missed call dari nomor luar negeri kembali marak dan perlu diwaspadai. Modus ini bekerja dengan cara meninggalkan panggilan tidak terjawab agar korban penasaran dan menelpon balik nomor tersebut. Konsep ini serupa dengan penipuan wanagiri yang pernah viral di Jepang pada tahun 2000 dan sempat terjadi di Indonesia pada 2018. Saat korban menelepon kembali, pulsa mereka akan tersedot karena dikenakan tarif panggilan internasional dan layanan premium. Kementerian Komunikasi dan Digital mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menelepon balik nomor asing, terlebih jika nomor tersebut tidak dikenal atau berasal dari luar negeri. Indonesia memiliki kode nomor +62, jadi nomor selain itu harus lebih hati-hati. Selain itu, masyarakat bisa memeriksa nomor yang menghubungi melalui mesin pencarian atau menggunakan aplikasi pelacak nomor telepon sehingga dapat mengetahui apakah nomor tersebut berbahaya atau tidak sebelum menghubungi balik. Penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus penipuan telepon seperti ini agar tidak mengalami kerugian finansial. Edukasi dan perlindungan dari operator telekomunikasi juga diperlukan agar penipuan semacam ini bisa diminimalisir.

Analisis Ahli

Ahmad Rizal (Pakarnya Cyber Security Indonesia)
Penipuan jenis ini memanfaatkan kelemahan masyarakat yang kurang paham tentang kode internasional dan risiko panggilan premium. Sosialisasi serta peningkatan teknologi filter dan blokir nomor asing dari operator sangat penting untuk mencegah kerugian yang makin meluas.