Denise Dresser Jadi Chief Revenue Officer OpenAI untuk Perkuat Strategi Pendapatan AI
Teknologi
Kecerdasan Buatan
10 Des 2025
84 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Denise Dresser diangkat sebagai Chief Revenue Officer OpenAI setelah lama bekerja di Salesforce dan Slack.
OpenAI berupaya membuat alat AI yang berguna dan dapat diakses oleh berbagai bisnis.
Rob Seaman menjadi CEO sementara Slack setelah Dresser meninggalkan posisinya.
OpenAI baru saja mengumumkan pengangkatan Denise Dresser sebagai Chief Revenue Officer baru mereka. Dresser sebelumnya telah bekerja lebih dari 14 tahun di Salesforce, perusahaan induk Slack, dan selama masa jabatannya turut mengawasi pengenalan berbagai fitur AI di Slack.
Dalam peran barunya, Denise akan menjadi pemimpin di balik strategi pendapatan OpenAI serta memastikan kesuksesan pelanggan di sektor enterprise. Perusahaan melihat perannya sangat penting karena mereka sedang berusaha keras untuk mencapai profitabilitas.
Fidji Simo, CEO Aplikasi OpenAI yang juga bergabung tahun ini, mengatakan bahwa pengalaman Denise dalam mempercepat perubahan digital sangat berharga bagi usaha OpenAI mendistribusikan alat AI ke jutaaan pekerja di seluruh dunia.
Selain kabar pengangkatan Denise, laporan Wired juga menyebutkan bahwa Rob Seaman, mantan Chief Product Officer Slack, akan menjadi CEO interim Slack setelah Dresser meninggalkan posisinya di perusahaan tersebut.
Langkah ini menunjukkan fokus OpenAI dalam memperkuat posisi bisnis dan komersialisasi teknologi AI mereka agar bisa menjangkau berbagai industri dengan solusi yang dapat diandalkan sekaligus mencapai tujuan jangka panjang laba.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Perekrutan seorang eksekutif berpengalaman seperti Denise Dresser sangat penting bagi perusahaan AI yang ingin bertransformasi dari startup ke perusahaan yang menguntungkan.
