Harga Memori Naik Drastis karena Permintaan AI, PC dan Smartphone Terancam
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
09 Des 2025
232 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Kenaikan harga RAM dipicu oleh permintaan tinggi dari industri AI.
Tiga perusahaan besar mendominasi pasar DRAM, mengakibatkan kekurangan pasokan untuk produk konsumen.
Perusahaan-perusahaan teknologi harus mempertimbangkan penyesuaian harga atau pengurangan spesifikasi produk untuk mengatasi kekurangan memori.
Para penggemar PC gaming kini menghadapi kenaikan harga memori DRAM yang sangat tinggi karena produsen memprioritaskan kebutuhan perusahaan AI yang membangun pusat data besar untuk menjalankan model AI canggih. Hal ini menyebabkan ketersediaan memori untuk perangkat konsumen seperti laptop, smartphone, dan konsol game menjadi sangat terbatas, sehingga harga jualnya melonjak drastis.
Hanya tiga perusahaan besar, yaitu Samsung, SK Hynix, dan Micron, yang memproduksi sebagian besar memori dunia, dan ketiganya sedang fokus memenuhi permintaan dari perusahaan AI dengan profit yang sangat besar. Contohnya, Micron bahkan menghentikan merek konsumen Crucial untuk lebih fokus menyediakan produk bagi server AI. Ini menimbulkan dampak luas ke konsumen akhir yang harus membayar lebih atau menghadapi kurangnya ketersediaan produk.
Proyek AI besar seperti kerja sama OpenAI dengan Samsung dan SK Hynix menggunakan hingga 40 persen dari produksi memori dunia, yang semakin mengurangi stok untuk produk konsumen. Produsen perangkat elektronik seperti Lenovo, Dell, dan HP sudah mulai mengantisipasi kenaikan biaya ini dan menyesuaikan harga atau mengurangi kapasitas memori pada produknya.
Beberapa perusahaan PC custom dan perangkat elektronik portabel sudah mengumumkan kenaikan harga akibat lonjakan harga RAM. Bahkan produk berbasis memori rendah seperti single-board computer Raspberry Pi dan gaming handheld dari OneXPlayer juga terkena dampaknya. Konsumen harus siap menghadapi harga perangkat yang lebih mahal hingga setidaknya tahun 2027 karena kelangkaan dan harga memori yang belum akan membaik.
Meskipun permintaan memori sangat tinggi dan menguntungkan bagi produsen, mereka menahan diri untuk menaikkan produksi secara besar-besaran demi menjaga profit jangka panjang dan menghindari kegagalan pasar sebelumnya akibat kelebihan pasokan. Akibatnya, harga memori tetap tinggi dan kekurangan stok akan terus berlanjut, memaksa harga berbagai perangkat elektronik naik dan pilihan konsumen menjadi lebih terbatas.
Analisis Ahli
Jeff Janukowicz
DRAM adalah komponen krusial dalam berbagai perangkat digital, dan kelangkaannya berpotensi merusak banyak industri jika tidak ditangani dengan baik.Shrish Pant
Pelanggan non-server kini menjadi prioritas kedua bagi produsen memori, menunjukkan fokus besar ke sektor AI.David Naranjo
Produksi HBM yang lebih intensif sumber daya serta pergeseran ke AI chip mengurangi ketersediaan produksi untuk DRAM standar konsumen.

