Harga RAM dan SSD Meroket, Gamer dan Produsen PC Harus Siap Merogoh Kantong
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
28 Nov 2025
124 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Harga RAM dan SSD mengalami lonjakan akibat kelangkaan chip dan tingginya permintaan untuk kecerdasan buatan.
Produsen besar mulai mengambil langkah strategis untuk mengatasi kelangkaan komponen.
Pengguna disarankan untuk mempertahankan perangkat mereka hingga situasi membaik.
Dalam beberapa minggu terakhir, harga RAM dan SSD melonjak tajam karena kelangkaan chip memori dan flash. Hal ini terjadi karena permintaan tinggi dari sektor kecerdasan buatan (AI) yang terus berkembang, membuat kebutuhan komponen meningkat drastis.
Sementara pasar kartu grafis (GPU) sempat stabil dan harganya mendekati harga resmi, kenaikan harga komponen memori seperti RAM dan SSD kini menjadi beban baru yang harus ditanggung para perakit PC dan gamer.
RAM berkapasitas besar mengalami kenaikan harga paling signifikan, membuat pengguna disarankan untuk menahan diri dan menggunakan RAM yang ada selama masih bisa berfungsi, karena pasokan baru sulit segera terpenuhi.
Produsen besar seperti Lenovo dan Apple sudah mulai menimbun stok komponen penting agar produksi tetap berjalan lancar hingga 2026, sementara perusahaan lain seperti Framework menghadapi tantangan kenaikan harga memori dan harus menyesuaikan strategi penjualan.
Masalah kelangkaan ini karena produksi chip memori membutuhkan waktu lama dan biaya tinggi untuk meningkatkan kapasitas, sehingga harga komponen kemungkinan akan tetap tinggi untuk beberapa waktu ke depan.
Analisis Ahli
Anandtech Editor
Kelangkaan memori adalah masalah struktural yang butuh waktu bertahun-tahun untuk diatasi karena investasi pabrik yang tinggi dan resiko permintaan yang fluktuatif.Linley Gwennap
Produsen akan berhati-hati dalam meningkatkan produksi karena pengalaman masa lalu dengan oversupply yang menyebabkan kerugian besar.

