Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Peringatkan Pengguna IPhone Hindari Google Chrome Karena Risiko Privasi

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
09 Des 2025
23 dibaca
2 menit
Apple Peringatkan Pengguna IPhone Hindari Google Chrome Karena Risiko Privasi

TLDR

Apple menyarankan pengguna iPhone untuk lebih memilih Safari daripada Google Chrome untuk perlindungan privasi yang lebih baik.
Fingerprinting adalah ancaman privasi yang serius dan telah kembali menjadi masalah tahun ini.
Integrasi AI di browser, seperti Chrome, dapat meningkatkan risiko keamanan yang perlu diwaspadai oleh pengguna.
Apple baru-baru ini memperingatkan para pengguna iPhone untuk berhenti menggunakan Google Chrome karena masalah serius terkait privasi. Safari, browser milik Apple, diklaim memiliki teknologi khusus yang dapat melindungi pengguna dari 'fingerprinting', yaitu teknik pelacakan rahasia yang mengumpulkan data unik dari perangkat pengguna agar bisa memantau aktivitas di internet tanpa izin.Fingerprinting sendiri adalah metode yang menggabungkan berbagai data acak dari perangkat sehingga menciptakan identitas khusus yang dipakai untuk melacak kegiatan online tanpa bisa dimatikan seperti pada pelacakan cookies yang biasa menawarkan opsi opt-out. Tahun ini, teknologi ini kembali marak digunakan setelah Google menghapus larangan fingerprinting pada aplikasi mereka, menimbulkan ancaman baru bagi privasi pengguna.Safari diklaim mampu meminimalisir risiko fingerprinting dengan menghadirkan versi konfigurasi sistem yang disederhanakan, sehingga banyak perangkat terlihat sama oleh sistem pelacak. Selain itu, Safari dilengkapi fitur pelindung berbasis AI yang membantu mencegah pelacakan, browsing privat yang sejati, serta perlindungan dari pencurian lokasi. Sementara itu, Google Chrome dan Google App dianggap gagal dalam hal perlindungan tersebut.Ada juga risiko tambahan yang terkait dengan integrasi teknologi AI terbaru Google, yakni Google Gemini, dalam browser Chrome. Gartner dan para ahli keamanan memperingatkan bahwa browser dengan AI yang mampu berinteraksi langsung dengan situs web bisa menghadirkan peluang serangan siber baru, termasuk pengambilan data penting dan penyalahgunaan fungsi otomatis seperti transaksi tanpa izin pengguna.Meskipun Google mengklaim telah menerapkan lapisan pertahanan untuk banyak serangan tersebut, situasi ini menimbulkan tantangan besar bagi keamanan dan privasi pengguna. Apple mengingatkan pengguna agar tetap berhati-hati terutama ketika menggunakan Google App yang menyimpan lebih banyak data pribadi, dan menegaskan bahwa menggunakan Safari tetap menjadi pilihan terbaik untuk perangkat Apple.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.