TLDR
Selalu waspada terhadap panggilan atau pesan yang tidak diminta yang mengaku dari penyedia layanan. Jangan pernah membagikan kode keamanan atau informasi akun kepada orang lain, bahkan jika mereka mengaku dari dukungan pelanggan. Perbarui keamanan akun dengan menggunakan metode autentikasi yang lebih aman seperti passkeys. Pengguna akun Google, Microsoft, dan Apple sedang menghadapi serangan siber baru yang semakin canggih. Penyerang kini menggunakan pesan keamanan otomatis resmi yang muncul di perangkat korban, disertai panggilan telepon palsu dari seseorang yang mengaku berasal dari tim keamanan perusahaan ternama tersebut. Taktik ini bertujuan untuk membingungkan pengguna agar menyerahkan kode keamanan.Serangan ini berbahaya karena pengguna sering tidak sadar bahwa mereka sedang menjadi target. Misalnya, mereka menerima pesan keamanan karena ada proses pemulihan akun yang tidak mereka lakukan sendiri. Penyerang memanfaatkan hal ini dan menelpon korban secara bersamaan, berpura-pura membantu dengan masalah akun, lalu meminta kode yang muncul untuk mengakses akun korban.Apple dan Google pun telah memperingatkan bahwa mereka tidak akan menghubungi kamu lewat telepon untuk reset kata sandi atau masalah sejenis. Jadi, jika menerima panggilan yang mencurigakan, saran terbaik adalah langsung putuskan sambungan. Jangan pernah memberitahu kode apa pun melalui telepon, pesan teks, atau email, terutama jika kamu tidak memulai permintaan keamanan sendiri.Untuk meningkatkan perlindungan akun, pengguna disarankan segera mengganti kata sandi lama dan menghapus metode autentikasi dua faktor lewat SMS karena rentan diserang. Sebagai gantinya, gunakan passkey atau autentikasi dua faktor yang lebih aman untuk mencegah masuknya pihak yang tidak berwenang ke akun kamu.Kesimpulannya, serangan jenis baru yang menggabungkan pesan resmi dan teknik rekayasa sosial mengharuskan kita semakin waspada dan cerdas menghadapi permintaan keamanan yang datang. Selalu ingat untuk tidak merespon pesan atau telepon tak terduga terkait akun kamu karena itu bisa jadi upaya pencurian identitas.