Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rusia Armasi Drone Shahed dengan Rudal R-60 untuk Melawan Helicopter Ukraina

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (3mo ago) cyber-security (3mo ago)
04 Des 2025
112 dibaca
2 menit
Rusia Armasi Drone Shahed dengan Rudal R-60 untuk Melawan Helicopter Ukraina

Rangkuman 15 Detik

Rusia meningkatkan ancaman dengan memasang misil pada drone Shahed.
Ukraina memiliki pertahanan udara yang kuat, tetapi taktik baru diperlukan untuk menghadapi drone bersenjata.
Perang drone dan taktik serangan akan terus berkembang dalam konflik ini.
Perang di Ukraina kini memasuki fase baru dengan Rusia yang menggunakan drone Shahed secara masif, lebih dari 5.400 drone diluncurkan dalam sebulan terakhir. Ukraina berhasil menembak jatuh sebagian besar drone ini, dengan metode yang melibatkan helikopter serang dan pertahanan udara berlapis. Helikopter Ukraina seperti Mi-24 sangat efektif dalam menembak jatuh drone menggunakan senjata mesin atau meriam, dengan beberapa pilot bahkan mencatat ratusan drone yang berhasil dijatuhkan selama bertempur. Namun, Rusia meningkatkan strategi dengan memasang rudal udara-ke-udara R-60 pada beberapa drone Shahed. Rudal R-60 adalah senjata inframerah yang memiliki jangkauan sekitar lima0.00 km (mil) dan dirancang untuk menargetkan panas mesin pesawat. Dengan menempatkan rudal ini di drone, Rusia berharap drone Shahed dapat menembak jatuh helikopter Ukraina yang selama ini menjadi ancaman utama drone tersebut. Namun, pemasangan rudal membuat drone lebih berat dan kehilangan kemampuan serangan darat, sehingga fungsinya berubah menjadi pengawal udara untuk melindungi drone lainnya. Meskipun target rudal ini adalah helikopter yang lambat, mengarahkan missile pada sasaran tetap menantang karena keterbatasan navigasi dan komunikasi drone. Sebagai respon, Ukraina mengembangkan drone interceptor yang lebih murah untuk menembak jatuh drone Shahed bersenjata ini. Pertempuran teknologi antara drone Shahed yang terus berkembang dan pertahanan Ukraina yang juga berinovasi menunjukkan bahwa drone warfare adalah medan tempur yang cepat berubah dan penuh tantangan.

Analisis Ahli

Serhii Beskrestnov
Pendekatan Rusia memasangkan rudal R-60 pada drone Shahed merupakan langkah berani tapi eksperimental yang berfokus pada mengganggu dominasi helikopter Ukraina, namun efektivitasnya masih harus diuji dalam kondisi nyata.