TLDR
Hutan dan Sungai Amazon saling bergantung satu sama lain untuk kesehatan ekosistem. Dampak negatif dari bendungan hidroelektrik dapat merusak kemampuan hutan pangkalan untuk menyimpan karbon. Alternatif energi terbarukan yang lebih berkelanjutan tersedia untuk memenuhi kebutuhan energi tanpa merusak lingkungan. Hutan Amazon dan sungainya membentuk satu sistem yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan iklim dan keanekaragaman alam. Air yang dihasilkan dari hutan membantu membentuk sungai yang panjang dan besar, sementara sungai tersebut memberi nutrisi yang mendukung kehidupan hutan. Namun, pembangunan pembangkit listrik tenaga air yang masif dapat merusak hubungan ini, mengancam fungsi penting hutan sebagai penyerap karbon.Sungai Amazon adalah yang terpanjang atau kedua terpanjang di dunia, dengan daerah aliran sungai terbesar yang menyebar ke banyak negara di Amerika Selatan. Air dari hutan Amazon yang langsung menguap ke atmosfer menciptakan fenomena ‘sungai terbang’ yang penting untuk distribusi hujan di seluruh benua, termasuk area pertanian dan pemukiman.Pembangunan bendungan PLTA mengganggu pola aliran air alami, sehingga mengurangi waktu dan luasnya banjir yang menghidupi hutan dataran banjir. Akibatnya, hutan tersebut menjadi lebih kering dan rentan terhadap kebakaran. Selain itu, bendungan juga menahan sedimen dan nutrisi penting yang sebelumnya memberi kesuburan pada hutan banjir.Dampak negatif PLTA tidak hanya pada lingkungan, tapi juga pada ekonomi lokal karena berkurangnya populasi ikan migrasi yang menjadi sumber makanan dan pendapatan bagi jutaan orang. Namun, saat ini teknologi energi terbarukan seperti solar, angin, dan penyimpanan baterai sudah sangat kompetitif dan memungkinkan negara-negara seperti Peru untuk mencapai target iklim tanpa harus membangun bendungan baru di Amazon.Kesimpulannya, pengelolaan sumber energi harus memperhitungkan dampak ekologis yang kompleks di Amazon. Mengadopsi energi terbarukan yang ramah lingkungan menjadi kunci untuk melindungi kedua 'Amazon'—hutan dan sungai—sebagai bagian dari solusi perubahan iklim global.