Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kekhawatiran Investor Ferrari Menjelang Peluncuran Mobil Listrik Pertamanya

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
03 Des 2025
271 dibaca
2 menit
Kekhawatiran Investor Ferrari Menjelang Peluncuran Mobil Listrik Pertamanya

TLDR

Saham Ferrari mengalami penurunan yang tidak biasa meskipun proyeksi konservatif dari manajemen.
Peluncuran mobil listrik Ferrari menghadapi tantangan terkait preferensi pengemudi dan ketidakpastian pasar.
Meskipun ada kekhawatiran, banyak analis tetap optimis tentang potensi jangka panjang Ferrari.
Ferrari menghadapi tekanan di pasar saham setelah mengumumkan proyeksi keuangan yang lebih konservatif dari biasanya. Hal ini terjadi di tengah persiapan peluncuran mobil listrik pertama mereka, Elettrica, yang harganya diperkirakan mencapai 580,000 dolar AS. Investor masih menunggu sinyal positif setelah saham sempat turun tajam.Perusahaan melakukan investasi besar dalam riset teknologi kendaraan listrik dan hibrida, dengan estimasi mencapai 5 miliar euro. Namun Ferrari juga telah mengurangi target kendaraan listrik dalam portofolionya pada tahun 2030 dari 40% menjadi sekitar 20%, menunjukkan ada kehati-hatian terkait perubahan pola permintaan konsumen.Para analis menyebutkan bahwa pelanggan Ferrari sangat mencintai mesin pembakaran tradisional, sehingga transisi ke kendaraan listrik bisa menjadi tantangan untuk mempertahankan pengalaman berkendara unik khas Ferrari. Masalah serupa telah dialami Porsche yang terpaksa menyesuaikan strategi produknya setelah mengalami kerugian besar terkait EV.Di sisi lain, para analis dan bank investasi tetap optimis terhadap prospek jangka panjang Ferrari. UBS misalnya tetap memberikan rating 'Buy' dengan target harga mencapai lebih dari 485 euro, percaya bahwa Ferrari akan mampu menjaga eksklusivitas merek dan pertumbuhan yang stabil.Namun ketidakpastian mengenai kebijakan Uni Eropa terkait pelarangan mesin pembakaran dan potensi penggunaan eFuels masih menjadi faktor penting yang dinantikan oleh pasar. Keputusan ini bisa menjadi katalis positif atau negatif bagi Ferrari dan produsen mobil mewah lainnya di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.