Kebijakan AS Melemah, Apakah Mobil Listrik Bisa Selamatkan Iklim?
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
02 Des 2025
109 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Kebijakan lingkungan di AS mengalami kemunduran yang dapat membahayakan industri kendaraan listrik.
Negara lain, seperti China dan Eropa, terus maju dalam adopsi kendaraan listrik dan produksi EV.
Kepemimpinan di tingkat negara bagian menjadi sangat penting untuk mendukung transisi menuju kendaraan listrik di tengah kurangnya dukungan federal.
Sepuluh tahun setelah Perjanjian Paris, dunia telah menyaksikan lonjakan pesat dalam penggunaan kendaraan listrik (EV). Penjualan EV kini mencapai 21% dari seluruh mobil baru pada 2024 di seluruh dunia, dengan negara-negara seperti China dan Eropa memimpin. Namun, keberhasilan ini tidak merata, dengan beberapa negara masih jauh tertinggal.
Amerika Serikat yang sebelumnya menjadi salah satu pemimpin dalam transisi kendaraan bersih kini mengalami kemunduran kebijakan. Penghapusan insentif fiskal dan pengurangan kemampuan regulasi oleh EPA menghambat produksi dan investasi dalam kendaraan listrik secara signifikan. Akibatnya, beberapa proyek besar dihentikan dan ribuan pekerjaan di sektor EV hilang.
Sementara itu, negara-negara seperti Turki, India, dan Indonesia menunjukkan kemajuan dengan mengembangkan industri dan infrastruktur EV mereka. Kota-kota besar di Amerika Latin juga mulai mengoperasikan armada bus listrik yang besar, menandakan adopsi EV yang semakin meluas di berbagai belahan dunia.
Di tengah kemunduran federal Amerika, negara bagian seperti California tetap berupaya mempertahankan standar kendaraan bersih melalui kebijakan lokal dan program insentif yang tidak bergantung pada pemerintah pusat. Kolaborasi antara produsen kendaraan, pemerintah daerah, dan sektor swasta dianggap penting untuk mempercepat transisi.
Masa depan kendaraan listrik bergantung pada keputusan kebijakan yang diambil saat ini, terutama di negara besar seperti Amerika Serikat. Tanpa komitmen kuat dan konsistensi, target iklim global sulit tercapai dan posisi ekonomi dalam industri kendaraan bersih dunia bisa semakin tergerus.
Analisis Ahli
Mary Nichols (mantan ketua California Air Resources Board)
Kebijakan negara bagian harus menjadi garis depan dalam mengisi kekosongan kebijakan federal. Tekanan di tingkat lokal akan terus mendorong kemajuan EV meski ada hambatan di tingkat federal.Elon Musk (CEO Tesla)
Tanpa dukungan pemerintah, pengembangan EV di AS dan kemampuan bersaing secara global akan melemah karena investasi dan talenta akan mengalir ke wilayah dengan kebijakan lebih mendukung.Fatih Birol (Direktur Eksekutif IEA)
Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di seluruh dunia adalah positif, tapi durasi dan konsistensi kebijakan sangat penting agar pencapaian target iklim 1,5°C tetap mungkin.
