Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Samsung Galaxy Z TriFold: Ponsel Lipat Tiga Layar Meluncur Desember

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (4mo ago) gadgets-and-wearable (4mo ago)
13 Nov 2025
203 dibaca
2 menit
Samsung Galaxy Z TriFold: Ponsel Lipat Tiga Layar Meluncur Desember

Rangkuman 15 Detik

Samsung Galaxy Z TriFold adalah smartphone lipat inovatif dengan harga tinggi dan spesifikasi canggih.
Peluncuran dibatasi untuk wilayah Asia dan fokus pada pasar Korea Selatan.
Baterai Galaxy Z TriFold lebih besar dibandingkan Galaxy Z Fold 7, tetapi masih kecil untuk ukuran tablet 10 inci.
Samsung akan meluncurkan ponsel tercanggih mereka dengan desain lipat tiga layar bernama Galaxy Z TriFold pada tanggal 5 Desember. Peluncuran ini terbatas hanya untuk beberapa negara di Asia, terutama Korea Selatan, dengan jumlah awal hanya 30.000 unit untuk melihat respons pasar. TriFold ini hadir dengan harga sekitar 4.400.000 won Korea atau sekitar 3.000 dolar AS, yang membuatnya jauh lebih mahal daripada model Galaxy Z Fold terbaru dan pesaing seperti Huawei Mate XTs. Harganya bahkan lebih tinggi dibanding tablet dan laptop Samsung, menunjukkan perangkat ini termasuk produk kelas premium. Salah satu keunggulan besar dari TriFold adalah baterainya yang berkapasitas 5.600mAh, jauh lebih besar dibanding Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy S25 Ultra. Namun, baterainya masih lebih kecil dibanding tablet Galaxy Tab S11 yang memiliki layar lebih besar. Ketebalan ponsel saat dilipat adalah 14mm, yang terdengar cukup tebal tapi tetap lebih tipis dibanding generasi awal Galaxy Z Fold. Ketika dibuka, ketebalan hanya 4,2mm—sangat tipis mengingat ada tiga layar dan dua engsel dalam desainnya. Samsung mencoba memperkenalkan teknologi baru melalui perangkat konsep ini, berusaha menarik perhatian pengguna power user sekaligus mengumpulkan data untuk pengembangan produk di masa depan. Ini menandai langkah awal menuju evolusi ponsel lipat yang lebih inovatif.

Analisis Ahli

Analis Teknologi Mobile Terkenal
Peluncuran perangkat trifolding ini menandai langkah berani Samsung dalam eksplorasi perangkat lipat, namun batasan distribusi menunjukkan risiko tinggi pada format baru yang belum tentu diterima pasar secara luas.