Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rahasia Siklus Hidup 17 Tahun Sikada: Bagaimana Mereka Tahu Waktunya Muncul?

Sains
Iklim dan Lingkungan
Forbes Forbes
30 Nov 2025
96 dibaca
2 menit
Rahasia Siklus Hidup 17 Tahun Sikada: Bagaimana Mereka Tahu Waktunya Muncul?

Rangkuman 15 Detik

Cicada periodik memiliki siklus hidup yang unik dan teratur, muncul setiap 13 atau 17 tahun.
Keputusan untuk muncul sebagai dewasa dipengaruhi oleh berat badan dan perubahan epigenetik yang terjadi setiap tahun.
Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana cicada mengatur waktu kemunculan mereka.
Sikada periodik dari genus Magicicada memiliki siklus hidup unik yang membuat mereka tinggal di bawah tanah sebagai nimfa selama 13 atau 17 tahun sebelum muncul secara bersamaan sebagai serangga dewasa. Fenomena ini telah lama membingungkan para ilmuwan karena siklus panjang tersebut sangat jarang ditemukan pada serangga lain. Para ilmuwan menemukan bahwa sikada menggunakan titik pemeriksaan setiap 4 tahun untuk mengevaluasi apakah mereka sudah mencapai bobot tubuh kritis yang memungkinkan mereka untuk muncul. Salah satu tanda penting bahwa sikada siap keluar dari tanah adalah perubahan warna mata mereka dari putih menjadi merah. Selain perubahan fisik, studi genetik menunjukkan sikada yang siap muncul menunjukkan peningkatan ekspresi gen yang merespon rangsangan eksternal, termasuk cahaya, dan memulai perkembangan morfologi dewasa. Namun, proses metamorfosis lengkap dan molting tampaknya terjadi setelah mereka mengalami musim dingin terakhir di tahun 17. Peneliti menduga sikada memiliki jam internal yang mungkin bekerja berdasarkan perubahan epigenetik yang terjadi setiap tahun akibat sinyal lingkungan seperti suhu tanah dan kondisi pohon inang. Mekanisme ini memungkinkan mereka untuk menghitung waktu tahunan secara akurat meskipun berada di bawah tanah. Penelitian ini juga menyebutkan bahwa walaupun sikada 13 dan 17 tahun berbeda dalam waktu siklus mereka, kedua kelompok ini memiliki ukuran tubuh yang hampir sama, dan perbedaan waktu muncul mungkin disebabkan oleh perbedaan laju pertumbuhan yang diatur secara genetik.

Analisis Ahli

Teiji Sota
Nimfa sikada mendeteksi perubahan tahunan dari suhu tanah dan fisiologi pohon untuk mengatur perhitungan waktu melalui perubahan epigenetik yang mengontrol gen terkait kemunculan.
John R. Cooley
Pertumbuhan berbeda antar sikada 13 dan 17 tahun menunjukkan adaptasi genetik yang menentukan kecepatan mencapai bobot kritis, sehingga mempengaruhi waktu kemunculan secara presisi.